Ini Doa Khabib Sebelum Kalahkan McGregor

Duel antara Khabib Nurmagomedov dan Connor McGregor titel juara dunia UFC memang telah usai.

Namun kisah di balik pertarungan antara Khabib Nurmagomedov dan rival utamanya, Connor McGregor terus menggelinding menjadi pembicaraan fans UFC.

Maklum saja, pertarungan antara Khabib Nurmagomedov dan Connor McGregor diwarnai drama, menguras emosi dikarenakan kubu Connor McGregor dituding telah melakukan provokasi kepada Nurmagomedov dengan penghinaan SARA.

Sesudah memenangkan laga yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, Khabib Nurmagomedov pulang ke kota kelahirannya di Makhachkala, Republik Dagestan, Rusia.

Ketika sampai, Khabib Nurmagomedov disambut bak pahlawan oleh puluhan ribu pendukung yang mengelu-elukannya.

Bahkan, Nurmagomedov dibelokkan ke stadion Anzhi Arena, yang merupakan home base klub sepakbola Anzhi Makhachkala.

Di depan ribuah pendukungnya, Khabib Nurmagomedov menyampaikan sambutan dengan penuh semangat. Ia juga menceritakan persiapan sebenarnya sebelum mampu mengalahkan McGregor.

Khabib Nurmagomedov, si elang, selanjutnya menceritakan apa yang dilakukannya sebelum bertemu dengan McGregor.

“Yang pasti Aku berdoa pada Allah meminta satu hal, untuk diizinkan berada satu kandang bersama Si Badut (McGregor) ini. Aku berdoa saban hari. Aku meminta kepada Allah agar kami tidak mengalami cedera sebelum bertemu di octagon.”
“Banyak suara di luar octagon, dan aku cuma katakan, sekali pintu octagon sudah ditutup, maka aku tak mampu bertanggungjawab untuk semua aksi yang kulakukan,” ujar Khabib Nurmagomedov petarung UFC muslim taat ini.

Penghinaan McGregor


Khabib Nurmagomedov lalu mengomentari penghinaan yang dilakukan oleh McGregor kepadanya.

“Hal paling  pertama yang ingin aku tunjukkan kepadanya adalah bahwa ada perbedaan yang jelas antara bangsa kita dan dia, Tak ada satu pun yang boleh menghina kita,” kata Khabib Nurmagomedov dengan lantang.

Khabib kemudian menjelaskan prilakuya yang sempat mengamuk dengan membabi buta sesaat setelah laga UFC berakhir dengan melompati octagon.

“Tentang apa yang sudah terjadi, ada yang mengatakan aku salah, namun ada yang menilai sebaliknya,”

“Anda tak kan mampu mengurung elang dalam sangkar. Dan aku telah tunjukkan itu pada mereka,” tambah Nurmagomedov.

Ucapannya mendapat sambutan meriah dari para pendukungnya sembari meneriakkan namanya : “Khabib! Khabib!”.

Rupanya, para pendukung Khabib Nurmagomedov tidak merasa cukup berada di tribun stadion. Mereka lalu melompat dan tumpah ruah kedalam lapangan, berebut untuk mendekati pahlawan pujaan mereka.

Conor McGregor pernah menghina ayah Habib


Ternyata Conor McGregor juga pernah menghina dan melecehkan ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap Nurmagomedov.

Tak hanya dirinya dan ayahnya yang direndahkan, McGregor juga menghina agama dan negara Khabib.

Pada Agustus 2018, McGregor pernah menghina ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov dengan menyebut sebagai sosok yang bau.

Petarung asal Irlandia itu juga pernah mengunggah pesan di akun Instagramnya yang ditujukan kepada ayah Khabib.

McGregor menulis dalam unggahannya bahwa Abdulmanap mempunyai rasa hormat palsu sebagaimana sang anak.

“Aku dapat melihatmu. Meringkuk dibalik kehormatan yang palsu. Persis sama dengan anak tengahmu (Khabib). Seorang pengecut yang gemetar,” kata McGregor dalam unggahannya.

Atas unggahan itu, Khabib tak bisa menyembunyikan rasa amarahnya. Namun sang ayah ternyata malah bisa bersikap dengan tenang.

Bukannya terbawa emosi dan meluapkan kemarahan, e... ayah Khabib malah memberikan pesan yang mengharukan tertuju pada McGregor.

Di akun Instagramnya, Abdulmanap Nurmagomedov justru mengunggah foto Khabib ketika akan beradu kuat dengan McGregor.

Pesan yang menyentuh yang ditulis ayah Khabib untuk McGregor berbunyi:

“Assalamualaikum semua. Saya sudah memaafkan McGregor, semua itu terjadi di waktu yang lalu. Penting untuk berfikir dengan jernih tentang semua yang sudah terjadi dan belajar dari semua pengalaman. Sesudah berbicara dengan orang-orang sebangsaku yang sangat bijaksana, mereka telah memutuskan untuk pindah ke hal lain. Saya hanya bisa berharap, semoga semua ini merupakan berkah. Insha Allah.”

Reaksi:

Related Post

Comment Policy : Tulis komentar Anda sesuai topik pembahasan. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
×

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel