[ADS] Top Ads

Kongres Muslimah Membahas Tren Perceraian

kongres-muslimah-indonesia-ke-2
LINTAS12.COM, Kongres muslimah membahas tren perceraian. Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke-2 mempunyai banyak agenda yang salah satunya adalah membahas dan berdiksui tentang perceraian yang semakin banyak di masyarakat mendasarkan data dari Kementerian Agama.

Menurut Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Azizah, di Jakarta, Jumat (14/12) bahwa kecuali radikalisme, perceraian merupakan momok yang mengancam ketahanan keluarga.

"perceraian adalah momok dan ancaman serius bagi ketahanan keluarga", kata Azizah.

Lebih lanjut Azizah mengatakan bahwa perceraian merupakan satu diantara banyak tantangan besar masyarakat saat ini. Pada tahun 2010, Kementerian Agama menyebutkan bahwa dari dua juta orang yang menikah dalam satu tahun, terdapat 285.184 perkara yang harus berakhir dengan perceraian.

Ditemukan tren yang meningkat dari perceraian tersebut bahwa 70 persen pihak penggugat cerai adalah istri. Alasan yang dikemukakan dalam guatan cerai terhadap suami adalah tidak mampu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga.

Isu lain Konggres Muslimah


Selain isu yang terkait dengan maraknya perceraian, Terdapat isu-isu lain tentang perempuan yang dibahas dan didiskusikan dalam kongres tersebut. Isu penting yang dibahas adalah penguatan ekonomi, pendidikan, sosial, hukum, dan dakwah.

Menurut Azizah lagi, bahwa pada akhirnya, ketahanan keluarga menjadi salah satu pilar penting bagi terwujudnya ketahanan nasional.

Tema Kongres Muslimah ke-2 tahun 2018 ini adalah "Ketahanan Keluarga dalam Membentuk Generasi Berkualitas di Era Globalisasi". Sedangkan peserta konggres yang akan hadir adalah lebih dari 200 peserta. Peserta konggres tersebut terdiri dari ulama perempuan, pimpinan organisasi perempuan internasional, ormas Islam perempuan tingkat pusat se-Indonesia, pimpinan Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI provinsi seluruh Indonesia, unsur pimpinan MUI Pusat, dan instansi terkait.

Kongres Muslimah pertama kali diadakan pada tahun 2014. Dan Kongres kedua tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 17-19 Desember 2018 di Cempaka Putih, Jakarta.

Kongres Muslimah ke-2 ini akan dihadiri oleh Ketua Umum MUI, K.H. Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.

Dijelaskan oleh Azizah bahwa tujuan diselenggarakannya Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke-2 adalah dalam rangka menguatkan peran Muslimah dalam menghadapi tantangan zaman, menjaga ketahanan keluarga Indonesia, serta membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.

Ia juga menkatakan bahwa hasil kongres akan diberikan kepada pihak-pihak dan pemangku kepentingan terkait, baik dari unsur pemerintah maupun dari kalangan ormas peserta konggres dan unsur penggerak perempuan MUI.

[ADS] Bottom Ads