Sabtu, Desember 08, 2018

Resolusi AS di PBB Gagal, Palestina Bergembira

Resolusi AS di PBB Gagal, Palestina Bergembira

rancangan-resolusi-amerika-serikat-as-di-pbb-gagal-palestina-menyambut-gembira
Lintas12.com - Resolusi Amerika Serikat (AS) di PBB gagal, Palestina menyambut gembira. Otoritas Palestina sangat menyambut baik atas penolakan peserta sidang dalam Sidang Umum PBB atas rancangan resolusi yang diajukan Amerika Serikat (AS). Rancangan resolusi tersebut berisi kecaman terhadap kelompok Hamas.

Atas keagagalan rancangan resolusi tersebut, Palestina sangat berterima kasih kepada semua negara-negara anggota PBB yang menolak rancangan resolusi AS tersebut.

"Tentu saja kami tidak akan begitu saja membiarkan kecaman atas perjuangan nasional Palestina," tegas Otoritas Palestina dalam satu pernyataan pada Jumat (7/12), seperti dikutip dari laman kantor berita Palestina, WAFA.

Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat telah mengajukan rancangan resolusi yang berisi kecaman atas tindak kekerasan yang dilakukan Hamas pada Israel. Sejatinya, rancangan resolusi tersebut memperoleh dukungan sebanyak 87 negara. Dan hanya 57 negara lain yang menentang atau menolak. 33 lainnya lebih memilih abstain.

Meskipun mayoritas negara peserta sidang mendukung, tetapi sebuah rancangan resolusi untuk dapat diadopsi setidaknya membutuhkan dua pertiga suara dukungan. Hasil dari pemungutan suara tersebut tidak dapat diadopsi karena gagal melampaui ambang batas suara yang dibutuhkan.

Hamas menyebutkan, gagalnya rancangan resolusi Amerika Serikat atas Hamas di PBB adalah pukulan yang telak dan memalukan bagi Washington. "Rancangan resolusi atas tindakan hamas itu merupakan kegagalan yang serius. Rancangan resolusi tersebut merupakan kebijakan intimidatif dari pemerintanan presiden Trump yang diadopsi di kawasan tersebut," kata Hamas pada sebuah pernyataan.

Sementara itu, bagi Israel, meskipun gagal diadopsi, Perdana Menteri Israel tetap saja memuji negara-negara yang sudah memberikan suara dukungan atas rancangan resolusi Amerika Serikat tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan mayoritas negara anggota PBB atas rancangan resolusi yang mengecam Hamas adalah satu pencapaian penting bagi Israel dan Amerika Serikat.

"walaupun gagal mencapai dukungan mayoritas, yaitu dua pertiga. Tetapi hal ini merupakan pertama kalinya sebagian besar atau masyoritas negara lebih memilih menentang Hamas. Dan atas pilihannya itu, saya memuji perwakilan masing-masing dari 87 negara yang memutuskan sikap tegas kepada Hamas," kata Netanyahu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Hamas telah meluncurkan beberapa roket ke Israel. Atas tindakan Hamas tersebut,  Amerika Serikat membuat rancangan resolusi untuk mengecam Hamas. Tujuan dari rancangan resolusi tersebut  adalah untuk menjauhkan pengaruh Hamas dari wilayah Gaza.



Artikel Terkait:

© Copyright 2019 Lintas12 : Berita Dunia Islam | All Right Reserved