Minggu, April 07, 2019

Profesor Columbia University Samakan Israel dengan ISIS

Profesor Columbia University Samakan Israel dengan ISIS

profesor-columbia-university-samakan-israel-dengan-isis
Profesor Columbia University anggap Israel sama dengan ISIS. Seorang profesor dari Columbia University menganggap bahwa Israel mempunyai kesamaan dengan organisasi teroris, ISIS. Satu-satunya yang membedakan antara Israel dan ISIS, menurut profesor Universitas Columbia adalah bahwa perbuatan bejat dan kesewenang-wenangan Israel memperoleh pembelaan dan pembenaran.

Profesor Columbia University tersebut adalah Hamid Dabashi. Ia membuat pernyataan yang mengecam Israel tersebut di akun Facebook pribadinya. Hamid dikenal sebagai profesor dari Departemen Studi Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika pada Columbia University.

Hamid memberikan penilaian kepada Israel dan ISIS. Mereka mempunyai kesamaan dala membuat kerusakan di negeri Suriah dan juga mendeklarasikan bahwa wilayah tersebut menjadi milik mereka. Dalam tulisan statusnya, Hamid menyatakan bahwa kelompok teroris ISIS telah menghancurkan sebagian dari wilayah Suriah dan kemudian mendeklarasikan kekhalifahan di negeri tersebut.

Baca juga: Risalah tentang Shalat Khusyuk

Pada sisi yang lain, Israel juga menampilkan wajah yang sama. Israel juga menghancurkan di sebagian wilayah Suriah dan selanjutnya mendeklarasikan wilayah caplokannya sebagai bagian dari negara Israel.

Hamid menyatakan bahwa Israel dan ISIS mempunyai hanya satu perbedaan. ISIS, jelas Hamid, tidak mempunyai sekelompok kolumnis media berpenampilan rapi dan gentle yang tulisannya membela mereka. Di sisi lain, Israel 'mempunyai' kolumnis-kolumnis zionis handal yang mampu menutupi 'pakaian teroris' nya.

Lontaran Hamid yang menyamakan Israel dengan ISIS di Facebook pribadinya tentu saja mendapat reaksi bermacam-macam. Beberapa mahasiswa yang mengambil matakuliahnya yang notebene adalah mahasiswa pro Israel tak sungkan untuk memberikan penolakan. Kelompok Students Supporting Israel bahkan melontarkan kecaman terhadap pernyataan Profesor Hamid dari Columbia University tersebut yang mengidentikkan Israel dengan ISIS.

"Pernyataan yang rendah dan menijikan seperti ini sesungguhnya tidak layak datang dari seorang profesor di instutisi Ivy League," kecam kelompok tersebut.

Baca juga: Jangan Menunda Infaq, Wahai Saudaraku!

Satu hal yang perlu diingat bahwa Israel banyak mencaplok wilayah negara-negara di Timur Tengah dengan bruta dan semena-mena. Sayangnya, tindakan bar-barnya itu mendapat pembenaran dari Amerika. Lintas12 - lintas12.com



Artikel Terkait:

© Copyright 2019 Lintas12 : Berita Dunia Islam | All Right Reserved