[ADS] Top Ads

Arab Saudi Keluarkan Visa Wisata Untuk Tarik Turis Asing

Kerajaan Arab Saudi akhirnya berkenan mengeluarkan visa wisata untuk yang pertama kalinya dalam sejarah negeri itu. Bahkan untuk kepentingan wisata tersebut, pemerintah negeri pemilik dua kota suci itu tidak mewajibkan bagi turis perempuan nonmuslim untuk mengenakan pakaian abaya, tapi hanya meminta mereka untuk menjaga kesopanan.

arab-saudi-keluarkan-visa-wisata-untuk-tarik-turis-asing-berita-dunia-islam

Keputusan mengeluarkan visa wisata untuk turis asing diambil sebagai bukti adanya reformasi demi meningkatkan kunjungan turis mancanegara, terutama yang nonmuslim. Arab Saudi menginginkan bisnisnya di sektor pariwisata akan mengalami peningkatan dari 3% hingga menjadi 10% kepada produk domestik bruto (PDB). Mereka mematok target mampu menarik wisatawan hingga 100 juta setiap tahun pada 2030 yang akan datang, baik turis asing maupun domestik.

Baca juga: Nikah Siri dan Kawin Kontrak, Ini Bedanya!

“Pembukaan dan penerbitaan visa wista tersebut merupakan momen yang bersejarah bagi negara kami. Para wisatawan saya jamin akan tercengang dengan keberadaan ‘harta karun’ yang ada di Arab Saudi, yaitu adanya lima situs warisan dunia UNESCO, keanekaragaman culture atau budaya sampai dengan keindahan alam,” kata Kepala Pariwisata Arab Saudi, Ahmed al-Khateeb, seperti dikutip dari The Guardian.


Selama beberapa tahun terakhir Arab Saudi telah menggelontorkan anggaran triliunan riyal untuk membangun dan mendukung industri pariwisata secara penuh. Pada tahun lalu, Arab Saudi membangun Qiddiya, sebuah kota hiburan di dekat Riyadh yang dilengkapi berbagai sarana dan prasarana mewah, termasuk theme park kelas atas, fasilitas olahraga, dan lokasi safari.

Sebelum itu mereka juga membangun resor mewah bernilai triliunan riyal di 50 pulau di Laut Merah. Arab Saudi optimistis berbagai langkah yang diambil akan mendongkrak kunjungan wisatawan asing. “Kami juga memperkirakan peningkatan bisnis di sektor pariwisata akan menciptakan satu juta lapangan pekerjaan baru di Arab Saudi,” ujar Al-Khateeb.

Pendaftaran Visa Wisata Arab Saudi


Pendaftaran dan pengajuan visa wisata secara online ke Arab Saudi akan mulai dibuka pada hari ini (28/9/2019) di 49 negara di dunia. Di waktu lalu, kunjungan ke Arab Saudi terbatas pada visa tenaga kerja, jamaah haji dan  juga umrah. Dan Arab Saudi hanya pernah sekali mengeluarkan visa sementara untuk penggemar budaya.

Baca juga: Jejak Islam Di Portugal dan Spanyol

Dalam beberapa dekade terakhir, ekonomi Arab Saudi sangat bergantung kepada minyak dan gas. Arab Saudi merupakan eksportir petroleum paling besar sekaligus mempunyai cadangan minyak dan gas terbesar kedua di dunia yang setara dengan Rp487.287 triliun. Dan sejak tahun 2016, Arab Saudi mulai berupaya mendiversifikasi ekonominya melalui Visi 2030.

Demi kesuksesan Visi 2030, Kerajaan Arab Saudi secara bertahap membangun citra. Untuk sekarang ini perempuan Arab Saudi sudah diperkenankan mengajukan penerbitan paspor secara independen, tidak perlu lagi meminta izin kepada mahram. Bahkan perempuan Arab Saudi juga sudah diperbolehkan untuk berkendara maupun menonton acara olahraga.

Sebagaimana dikutip dari Saudi Gazette, amendemen Regulasi Status Sipil dan juga Dokumen Perjalanan telah disetujui oleh pemerintah Saudi Arabia dan disahkan oleh Raja Salman pada Agustus yang lalu. Sesuai dengan regulasi baru, laki-laki dan perempuan Arab Saudi usia di atas 21 tahun saat ini mempunyai hak yang sama dalam hal memperoleh paspor dan juga izin bepergian ke luar negeri.

Demikian info Kerajaan Arab Saudi akhirnya berkenan mengeluarkan visa wisata untuk menarik turis asing dari Berita Dunia Islam.

Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads