Minta Kejelasan Penangkapan Japar bin Makpul, Puluhan Orang Demo di Kantor Gubernur

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah orang berdemo menyampaikan aspirasi terkait penanganan hukum Japar bin Makpul (60) di Gubernuran Jawa Tengah. [Foto: suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo]

Sejumlah orang berdemo menyampaikan aspirasi terkait penanganan hukum Japar bin Makpul (60) di Gubernuran Jawa Tengah. [Foto: suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo]

Lintas12.com – Minta Kejelasan Penangkapan Japar bin Makpul, Puluhan Orang Demo di Kantor Gubernur.

Puluhan orang yang merupakan warga Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, datang ke Kantor Gubernur Jawa Tengah yang terletak di Jalan Pahlawan No 9 Semarang.

Kedatangan mereka mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah bertujuan untuk melakukan aksi solidaritas terhadap Japar bin Makpul tetangga mereka, yang dinilai salah tangkap oleh aparat kepolisian dan saat ini sedang ditahan di Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istri Japar bin Makpul, Sri Rahayu yang turut serta dalam aksi mengatakan, bahwa aksi tersebut bertujuan menuntut keadilan karena suaminya ditangkap Polres Jakarta Barat, pada 19 Mei 2021 lalu.

Japar bin Makpul diduga melakukan tindak pidana perampokan di dua tempat di wilayah Jakarta Barat.

“Dari informasi yang polisi sampaikan kepada saya. Perampokan terjadi pada tanggal 14 Maret dan 2 April 2021 di Jakarta Barat. Padahal, di hari itu suami saya sedang mengadakan acara di rumah,” kata Sri Rahayu di sela-sela demo.

Baca juga:  Kasus pembunuhan Mimika, Polisi militer menahan enam tersangka

Sri Rahayu menceritakan proses terjadinya penangkapan terhadap suaminya tersebut.

Menurut Sri Rahayu, pada tanggal 14 Maret 2021 suaminya yang bernama Japar bin Makpul, pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB sedang ikut acara syukuran di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak.

Lokasi acara syukuran yang yang diikuti Japar tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dalam acara tersebut dihadiri sebanyak 25 warga setempat.

“Waktu itu ada pak Mahali, Saroso, Sudarno, dan 22 warga lainnya. Setelah selesai syukuran, suami saya pergi ke mushola Al Kharomah untuk melaksanakan sholat dzuhur,” jelasnya.

Lalu pada hari Jumat, 2 April 2021, menurut keterangan Sri Rahayu, Japar pada pukul 07.30 WIB pergi ke Pasar Mranggen untuk membeli air mineral dan rokok bersama Mahali.

Rokok dan air mineral yang dibeli akan digunakan pada acara pengajian di mushola Al Kharomah yang dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB.

Kemudian kedua barang yang dibeli diberikan kepada Sugito, salah seorang warga bernama.

Baca juga:  Heboh! Suara Dentuman Misterius Menggema dari Dalam Tanah Membuat Gempar Warga Sumenep

“Saat itu ada pak Abdul Rokhim yang sedang memasang tenda di mushola. Kemudian pukul 11.30 WIB, keduanya pergi ke Masjid Miftahul Huda untuk melaksanakan sholat Jumat. Sesampainya pulang dari masjid, suami saya ke Pasar Mranggen untuk memantau juru parkir hingga pukul 15.00 WIB,” sambungnya.

Mendasarkan pada keterangan aktifitas Japar yang disampaikan istrinya, Sri Rahayu, sangat kecil kemungkinannya Japar melakukan perampokan di Jakarta Barat.

Sri Rahayu menduga suaminya menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian Jakarta Barat.

“Bahkan dari info yang saya dapat, berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku perampokan adalah Tego Lelono, Bagong (DPO), Jimmy, dan Ardy Wijaya alias Achiu yang merupakan otak pelaku perampokan di Jakarta Barat,” tuturnya.

Masih keterangan Sri Rahayu, surat pernyataan yang dibuat oleh dua pelaku, Tego Lelono dan Jimmy, dinyatakan jika Japar tidak berada di tempat kejadian perampokan.

Justru otak pelaku perampokan dibebaskan oleh pihak kepolisian Jakarta Barat.

Baca juga:  Pengadaan PPPK 2023 khusus untuk lulusan SMA atau sederajat di wilayah Papua

“Saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, keterangan enam saksi diabaikan oleh jaksa penuntut umum yang bernama Khareza dan hakim persidangan yang bernama Novita Riama, Iwan Wardhana, dan Ade Samitra,” tambahnya.

Hasil persidangan kasus perampokan tersebut, Japar memperoleh vonis hukuman pidana selama tiga tahun. Bahkan dikatakan, suami Sri Rahayu tersebut sempat mendapatkan penyiksaan dari pihak kepolisian agar mau mengakui perbuatan perampokan.

“Saya yakin suami saya adalah korban salah tangkap. Maka, kami dari pihak keluarga, tetangga, dan teman-teman meminta keadilan kepada pak Ganjar Pranowo, karena selama ini tidak ada titik terang dari proses keadilan yang sudah kami lakukan,” imbuhnya.

Menurut Sofiyatun (44), salah satu kerabat Japar bin Makbul menganggap Japar bin Makpul sebagai sosok yang baik, suka menolong kepada orang jika mempunyai masalah.

Lintas 12 – portal berita Indonesia tentang Minta Kejelasan Penangkapan Japar bin Makpul, Puluhan Orang Demo di Kantor Gubernur

Berita Terkait

Daftar Lowongan Formasi CPNS dan PPPK 2023 di Berbagai Daerah
Pengadaan PPPK 2023 khusus untuk lulusan SMA atau sederajat di wilayah Papua
Tragedi Siswi SMP di Bengkalis: Ini Kecaman Keras dari KemenPPPA
Bandara Jenderal Besar Soedirman Melayani Penerbangan Perdana untuk Jemaah Umrah
Heboh! Suara Dentuman Misterius Menggema dari Dalam Tanah Membuat Gempar Warga Sumenep
Hasil Risalah Sidoresmo: 200 Ulama Jawa Timur dukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024
11 Fakta Kasus Mutilasi di Jombang: Korban Ditemukan Telanjang dan Terpotong Tanpa Kepala
Gempa di Timur Laut Bangkalan Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

Berita Terkait

Jumat, 22 September 2023 - 14:38 WIB

Daftar Lowongan Formasi CPNS dan PPPK 2023 di Berbagai Daerah

Sabtu, 16 September 2023 - 20:06 WIB

Pengadaan PPPK 2023 khusus untuk lulusan SMA atau sederajat di wilayah Papua

Jumat, 8 September 2023 - 10:24 WIB

Tragedi Siswi SMP di Bengkalis: Ini Kecaman Keras dari KemenPPPA

Senin, 28 Agustus 2023 - 21:04 WIB

Bandara Jenderal Besar Soedirman Melayani Penerbangan Perdana untuk Jemaah Umrah

Minggu, 13 Agustus 2023 - 11:36 WIB

Heboh! Suara Dentuman Misterius Menggema dari Dalam Tanah Membuat Gempar Warga Sumenep

Kamis, 10 Agustus 2023 - 19:24 WIB

Hasil Risalah Sidoresmo: 200 Ulama Jawa Timur dukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024

Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:22 WIB

11 Fakta Kasus Mutilasi di Jombang: Korban Ditemukan Telanjang dan Terpotong Tanpa Kepala

Jumat, 4 Agustus 2023 - 08:57 WIB

Gempa di Timur Laut Bangkalan Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB