Global  

Boeing 737 China Eastern Airlines jatuh di Guangxi

Boeing 737 China Eastern Airlines jatuh di Guangxi membawa lebih dari 130 orang penumpang - Lintas 12 Portal Berita Indonesia
[Gambar: Flightradar24]

China (Lintas12.com) – Boeing 737 China Eastern Airlines jatuh di Guangxi, membawa lebih dari 130 orang penumpang.

Penerbangan MU5735 sedang dalam perjalanan dari Kunming ke Guangzhou dengan 123 penumpang dan sembilan awak di dalamnya ketika jatuh.

Sebuah pesawat China Eastern Airlines dengan 132 orang di dalamnya jatuh di pegunungan di wilayah Guangxi selatan China pada Senin (21 Maret) saat dalam penerbangan dari kota Kunming ke Guangzhou, kata Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC).

Pesawat yang terlibat adalah pesawat Boeing 737 dan jumlah korban tidak segera diketahui, kata penyiar CCTV. Tim penyelamat dikirim ke tempat kejadian, tambahnya.

CAAC mengatakan pesawat kehilangan kontak di atas kota Wuzhou di wilayah Guangxi. Pesawat itu membawa 123 penumpang dan sembilan awak. Media pemerintah mengatakan sebelumnya ada 133 orang di dalamnya.

“CAAC telah mengaktifkan mekanisme darurat dan mengirim kelompok kerja ke tempat kejadian,” katanya dalam sebuah pernyataan.

CCTV mengatakan kecelakaan itu “menyebabkan kebakaran gunung”, mengutip biro manajemen darurat provinsi.

Tidak ada kabar tentang penyebab jatuhnya pesawat, pesawat 737-800 berusia enam tahun, menurut Flightradar24.

Penerbangan MU5735 berangkat dari kota barat daya Kunming pada pukul 13.11, menurut data FlightRadar24. Pelacakan penerbangan berakhir pada pukul 14.22 WIB, di ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot.

Seharusnya mendarat pukul 15.05.

Situs web China Eastern Airlines kemudian ditampilkan dalam warna hitam dan putih, yang dilakukan maskapai sebagai tanggapan atas kecelakaan sebagai tanda penghormatan kepada para korban.

Tidak ada tanggapan segera dari maskapai ketika dihubungi oleh AFP.

Catatan keselamatan industri penerbangan China termasuk yang terbaik di dunia selama dekade terakhir.

Menurut Aviation Safety Network, kecelakaan jet fatal terakhir China terjadi pada 2010, ketika 44 dari 96 orang di dalamnya tewas ketika jet regional Embraer E-190 yang diterbangkan oleh Henan Airlines jatuh saat mendekati bandara Yichun dalam visibilitas rendah.

Info terkait:
Kasus COVID mencapai rekor tertinggi di AS, sebagian Eropa: Berita langsung

Pada tahun 1992, sebuah jet China Southern 737-300 yang terbang dari Guangzhou ke Guilin jatuh saat turun, menewaskan semua 141 orang di dalamnya, menurut Aviation Safety Network.

Lintas 12 – portal berita Indonesia tentang Boeing 737 China Eastern Airlines jatuh di Guangxi, membawa lebih dari 130 orang penumpang.