Desa Jatisono Jadi Percontohan Zakat

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Demak Hj Eisti'anah saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala Desa Jatisono dalam pencanangan Desa Sadar Zakat. [Foto: suaramerdeka.com / Hasan Hamid]

Bupati Demak Hj Eisti'anah saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala Desa Jatisono dalam pencanangan Desa Sadar Zakat. [Foto: suaramerdeka.com / Hasan Hamid]

DEMAK (Lintas12.com) – Desa Jatisono Jadi Percontohan Zakat.

Desa Jatisono Kecamatan Gajah Kabupaten Demak menjadi desa percontohan pengelolaan zakat.

Disamping tata kelola zakat yang sangat baik, tingkat kesadaran masyarakatnya juga sangat tinggi. Kesadaran warganya mencapai 99 persen. Mereka senantiasa membayarkan zakatnya tepat waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak heran jika desa tersebut kemudian dicanangkan oleh Bupati Demak, Hj Eisti’anah sebagai desa sadar zakat.

Pencangan desa Jatisono sebagai desa sadar zakat dilakukan Bupati dengan memberikan penghargaan dan sertifikat kepada kepala desa dan disaksikan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak, Bambang Soesetyarto, di depan kantor UPZ Desa Jatisono.

Baca juga:  Mogok Labuan Bajo Berakhir, Biaya $10 Untuk Melihat Komodo Hingga Des 2022

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa sebagai salah satu rukun Islam, zakat merupakan kewajiban yang tidak bisa dihindari umat Islam.

Meskipun begitu, tidak sedikit juga masyarakat yang belum mempunyai kesadaran akan kewajiban zakat. Mereka hanya mengeluarkan zakat fitrah saat menjelang hari raya Idul Fitri.

“Hal itu tentu sangat berbeda dengan apa yang sudah dilakukan oleh warga Desa Jatisono. Masyarakat di desa Jatisono setiap kali habis panen kemudian mendatangi kantor UPZ guna mengeluarkan zakat,” katanya.

Kesadaran kolektif masyarakat akan kewajiban zakat tidak bisa dilepaskan dari para kiai, peran ulama dan juga tokoh masyarakat yang bisa dijadikan tauladan.

Terlebih, pentasarufan dana zakat tidak menyimpang dari peruntukan, yaitu membantu meringankan beban warga desa yang masuk kategori fakir dan miskin, memberi beasiswa pendidikan dan bantuan renovasi bagi rumah yang tidak layak huni.

Baca juga:  Wanita Bersuami Ngotot Minta Dinikahi Kades Beristri di Sragen: Kisah Cinta Terlarang Terungkap

“Semoga hal baik seperti ini bisa menular ke desa yang lain, sehingga masyarakat kurang mampu bisa memperoleh manfaat dari zakat,” papar bupati Demak.

Hal yang tidak kalah menarik lainnya, seperti dikatakan Bambang Soesetyarto, Tiap tanggal 10 Muharram, sebagian besar ibu-ibu di desa Jatisono menghadiri kegiatan santunan anak yatim piatu dan hampir keseluruhannya berpartisipasi dalam memberikan santunan.

Padahal dalam kegiatan santunan tersebut, para anak yatim piatu telah memperoleh haknya dari UPZ.

“Maka tidak heran jika setiap ada kegiatan santunan, tiap anak bisa memperoleh Rp 5 juta,” ungkapnya menjelaskan.

Sementara itu Kepala Desa Jatisono, Purnomo menjelaskan, berkaitan dengan kemandirian dalam pengelolaan zakat telah dilakukan sejak lama. Bermula dari kegiatan studi banding yang dilakukan pemerintah desa bersama dengan para ulama ke Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Malang.

Baca juga:  Tim Elite Basarnas Dikerahkan untuk Evakuasi Penambang Terjebak di Banyumas

“Belajar dari sanalah kami warga Jatisono kemudian menerapkan hasil studi banding, dan alhamdulilah warga desa menyambut dengan positif,” paparnya.

Lintas 12 – Portal berita Indonesia tentang Desa Jatisono Jadi Percontohan Zakat.

Sumber: Suaramerdeka.com

Berita Terkait

Daftar Lowongan Formasi CPNS dan PPPK 2023 di Berbagai Daerah
Pengadaan PPPK 2023 khusus untuk lulusan SMA atau sederajat di wilayah Papua
Tragedi Siswi SMP di Bengkalis: Ini Kecaman Keras dari KemenPPPA
Bandara Jenderal Besar Soedirman Melayani Penerbangan Perdana untuk Jemaah Umrah
Heboh! Suara Dentuman Misterius Menggema dari Dalam Tanah Membuat Gempar Warga Sumenep
Hasil Risalah Sidoresmo: 200 Ulama Jawa Timur dukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024
11 Fakta Kasus Mutilasi di Jombang: Korban Ditemukan Telanjang dan Terpotong Tanpa Kepala
Gempa di Timur Laut Bangkalan Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 September 2023 - 14:38 WIB

Daftar Lowongan Formasi CPNS dan PPPK 2023 di Berbagai Daerah

Sabtu, 16 September 2023 - 20:06 WIB

Pengadaan PPPK 2023 khusus untuk lulusan SMA atau sederajat di wilayah Papua

Jumat, 8 September 2023 - 10:24 WIB

Tragedi Siswi SMP di Bengkalis: Ini Kecaman Keras dari KemenPPPA

Senin, 28 Agustus 2023 - 21:04 WIB

Bandara Jenderal Besar Soedirman Melayani Penerbangan Perdana untuk Jemaah Umrah

Minggu, 13 Agustus 2023 - 11:36 WIB

Heboh! Suara Dentuman Misterius Menggema dari Dalam Tanah Membuat Gempar Warga Sumenep

Kamis, 10 Agustus 2023 - 19:24 WIB

Hasil Risalah Sidoresmo: 200 Ulama Jawa Timur dukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024

Selasa, 8 Agustus 2023 - 15:22 WIB

11 Fakta Kasus Mutilasi di Jombang: Korban Ditemukan Telanjang dan Terpotong Tanpa Kepala

Jumat, 4 Agustus 2023 - 08:57 WIB

Gempa di Timur Laut Bangkalan Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB