Peran Lima Tersangka Pembunuhan Petugas Dishub Makassar, Ini Rincian Detilnya

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan para tersangka pembunuhan petugas Dishub, Makasar dan barang buktinya dalam konferensi press. [Foto: Merdeka.com/Ihwan Fajar]

Polisi menunjukkan para tersangka pembunuhan petugas Dishub, Makasar dan barang buktinya dalam konferensi press. [Foto: Merdeka.com/Ihwan Fajar]

Lintas12.com – Peran Lima Tersangka Pembunuhan Petugas Dishub Makassar, Ini Rincian Detilnya.

Ini adalah peran lima tersangka dalam pembunuhan petugas Dishub Makassar.

Polisi Kota Makassar telah menamai lima tersangka dalam pembunuhan Petugas Layanan Transportasi Makassar, Najamuddin Sewang. Dari lima tersangka, masing-masing memiliki peran, seperti dalang pembunuhan kepada pelaksana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Polisi Kota Makassar Komisaris Budhi Haryanto mengatakan telah menamai lima tersangka yaitu MIA, S, CA (sebelumnya AKM), SL dan A dalam kasus pembunuhan ini.

“Tersangka pertama (MIA) adalah dalang (dari pembunuhan). Tersangka kedua adalah perantara dan tahu tentang kejadian itu,” kata Budhi kepada wartawan.

Mia sebelumnya adalah kepala PP Makassar Satpol. Dia kemudian dihapus dari jabatannya karena kasus ini. SL dan CA adalah anggota Kepolisian Nasional. S adalah mantan perwira Dishub sementara A adalah anggota Satpol PP.

Baca juga:  TikToker Lina Mukherjee Merasa Rindu Keluarga Saat Sidang Kasus Penistaan Agama

Sementara tersangka CA adalah orang yang memiliki senjata api jenis revolver yang dibeli dari jaringan teroris. Senapan ini digunakan oleh SL untuk mengeksekusi Najamuddin di Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar.

“Pelaku kelima berpartisipasi dalam perencanaan dan ancaman sementara korban masih hidup,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala bidang Humas Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Komang Suartana, mengatakan bahwa lima tersangka dalam pembunuhan Najamuddin Sewang didakwa dengan Pasal 340 dari KUHP mengenai pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara. Dari lima tersangka, tiga orang menghadapi hukuman paling parah, yaitu hukuman mati dan penjara seumur hidup untuk menjadi dalang pembunuhan, algojo, dan juga membantu pembunuhan.

Baca juga:  Perangi jaringan narkoba Fredy Pratama, Anggota DPR apresiasi Polri

“MIA yang merupakan dalang di balik pembunuhan akan tunduk pada pasal 55 poin 1 dan 2 dalam hubungannya dengan 340 dan 336 dari KUHP. Ancamannya adalah kematian, hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara,” katanya.

Tersangka lain, SL, yang membantu dalam pembunuhan itu, didakwa dengan Pasal 56 bersamaan dengan 340 dari KUHP yang diancam dengan hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun penjara. Sementara itu, tersangka S yang membantu dalam rencana pembunuhan terancam akan didakwa dengan Pasal 56 bersamaan dengan 340 KUHP dengan ancaman kematian, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

“Tersangka CA tunduk pada Pasal 340 dari KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara. Tersangka kelima A yang membuat ancaman didakwa dengan Pasal 340 KUHP dan 336 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup, ” dia berkata.

Baca juga:  Ferdy Sambo Bakal Jadi Tersangka Keempat di Kasus Brigadir J?

Lintas 12 – Portal berita Indonesia tentang: Peran Lima Tersangka Pembunuhan Petugas Dishub Makassar, Ini Rincian Detilnya.

Berita Terkait

Gibran lolos syarat cawapres jalur pernah jadi kepala daerah
MK Menolak Gugatan Perubahan Batas Usia Capres dan Cawapres
DPP PKS Ingatkan Pentingnya Keharmonisan Hukum dan Politik Pasca Penetapan SYL sebagai Tersangka
KPK Resmi Menahan M Kuncoro Wibowo Terkait Kasus Korupsi Bansos Rp 127 Miliar
Perangi jaringan narkoba Fredy Pratama, Anggota DPR apresiasi Polri
3 Hakim PN Jakarta Pusat yang Putuskan Menunda Pemilu 2024 Mendapat Sanksi Mutasi
Anggota Komisi I DPR Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Tambang
Keluarga Brigadir Yosua Kecewa Atas Keputusan MA

Berita Terkait

Senin, 16 Oktober 2023 - 22:04 WIB

Gibran lolos syarat cawapres jalur pernah jadi kepala daerah

Senin, 16 Oktober 2023 - 16:26 WIB

MK Menolak Gugatan Perubahan Batas Usia Capres dan Cawapres

Kamis, 12 Oktober 2023 - 18:25 WIB

DPP PKS Ingatkan Pentingnya Keharmonisan Hukum dan Politik Pasca Penetapan SYL sebagai Tersangka

Senin, 18 September 2023 - 20:34 WIB

KPK Resmi Menahan M Kuncoro Wibowo Terkait Kasus Korupsi Bansos Rp 127 Miliar

Kamis, 14 September 2023 - 14:40 WIB

Perangi jaringan narkoba Fredy Pratama, Anggota DPR apresiasi Polri

Selasa, 22 Agustus 2023 - 21:47 WIB

3 Hakim PN Jakarta Pusat yang Putuskan Menunda Pemilu 2024 Mendapat Sanksi Mutasi

Selasa, 15 Agustus 2023 - 20:29 WIB

Anggota Komisi I DPR Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Tambang

Rabu, 9 Agustus 2023 - 09:57 WIB

Keluarga Brigadir Yosua Kecewa Atas Keputusan MA

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB