Indonesia Satukan Anggota G20: Presiden Jokowi

Jumat, 29 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor saat memberikan keterangan resmi Kepresidenan G20 pada Jumat, 29 April 2022. [Foto: Lintas12/L12]

Tangkapan layar Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor saat memberikan keterangan resmi Kepresidenan G20 pada Jumat, 29 April 2022. [Foto: Lintas12/L12]

Lintas12.com – Indonesia Satukan Anggota G20: Presiden Jokowi.

Indonesia menargetkan negara-negara anggota G20 bisa bersatu meski perang antara Rusia dan Ukraina, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya ingin tegaskan bahwa Indonesia ingin menyatukan (anggota) G20. Jangan ada perpecahan. Perdamaian dan stabilitas adalah kunci pemulihan dan perkembangan ekonomi dunia,” kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, seperti dikutip dari video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KTT G20 November 2022 di Bali akan melibatkan kepala negara dan pemerintahan anggota G20.

Presiden mencatat, dalam dua bulan terakhir, ia telah berkoordinasi dengan beberapa pemimpin negara serta Sekjen PBB terkait persiapan KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada November 2022 memperhatikan daftar pemimpin negara yang dia ajak bicara melalui telepon.

Baca juga:  Bentrokan Antara Aparat Gabungan dan Warga Pulau Rempang Batam: Perlu Dijelaskan!

“Pada 7 Maret 2022 saya telah berkomunikasi dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz, kemudian pada 8 Maret 2022 saya telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dan pada 16 Maret 2022 saya juga berbicara dengan Perdana Menteri Kanada. Justin Trudeau,” komentarnya.

Pada 22 Maret 2022, Presiden Jokowi berbicara melalui telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, pada 31 Maret 2022, dan berbicara dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, dan berbicara dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada 12 April, 2022.

“Rabu lalu, pada 27 April, pukul 3 sore waktu setempat, saya berkomunikasi dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan tadi malam, pada Kamis, 28 April, saya terlibat dalam percakapan telepon dengan Presiden Portugal Marcelo de Sousa. Tadi malam, pukul 19.00 waktu setempat, saya berbicara di telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin,” ungkapnya.

Baca juga:  Wapres Ma'ruf Amin Siap Berkantor di Papua pada Awal September

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Jokowi membahas tentang situasi global saat ini, termasuk perang antara Rusia dan Ukraina. Presiden berbicara tentang telah mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghadiri KTT G20.

Ukraina bukan anggota G20. Namun, para pemimpin G20 sebelumnya telah mengundang negara lain sebagai tamu untuk menghadiri pertemuan tersebut.

G20 mengutuk invasi Rusia ke Ukraina yang saat ini memasuki minggu kesembilan. Invasi tersebut telah meningkatkan ketegangan geopolitik, mengancam ekonomi global, dan menyebabkan krisis kemanusiaan.

Beberapa anggota G20 juga menyerukan penghapusan Rusia dan Presiden Vladimir Putin dari daftar hadir KTT G20. Namun, Indonesia menolak permohonan tersebut dan mengatakan terlalu dini untuk memutuskan hal itu.

Baca juga:  Polutan Erin Brockovich terkait dengan ledakan mobil listrik global

Lintas 12 – Portal berita Indonesia tentang: Indonesia Satukan Anggota G20: Presiden Jokowi.

Berita Terkait

Jokowi Mendorong Kemerdekaan Palestina, Wakil Ketua MPR Memberi Apresiasi
Putusan MK Terkait Syarat Capres dan Cawapres Dikritik oleh Pakar Hukum
Pentingnya strategi-visi taktis sikapi dinamika global: Jokowi
UU ASN Menjadi Payung Hukum Tanpa PHK Massal Non-ASN: Menpan RB
DPR Menyetujui RUU ASN menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
APBN 2024 jadi instrumen percepatan pembangunan: Harap Wakil Ketua MPR
Muhammadiyah Mendukung DPD RI dalam Mewujudkan Sistem Bernegara yang Sesuai dengan Pancasila
Apakah Indonesia Sudah Merdeka? Ini Pandangan Anies Baswedan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 20 Oktober 2023 - 22:10 WIB

Jokowi Mendorong Kemerdekaan Palestina, Wakil Ketua MPR Memberi Apresiasi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 18:22 WIB

Putusan MK Terkait Syarat Capres dan Cawapres Dikritik oleh Pakar Hukum

Rabu, 4 Oktober 2023 - 16:22 WIB

Pentingnya strategi-visi taktis sikapi dinamika global: Jokowi

Selasa, 3 Oktober 2023 - 17:07 WIB

UU ASN Menjadi Payung Hukum Tanpa PHK Massal Non-ASN: Menpan RB

Selasa, 3 Oktober 2023 - 16:48 WIB

DPR Menyetujui RUU ASN menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna

Kamis, 28 September 2023 - 14:26 WIB

APBN 2024 jadi instrumen percepatan pembangunan: Harap Wakil Ketua MPR

Selasa, 26 September 2023 - 22:45 WIB

Muhammadiyah Mendukung DPD RI dalam Mewujudkan Sistem Bernegara yang Sesuai dengan Pancasila

Minggu, 24 September 2023 - 17:25 WIB

Apakah Indonesia Sudah Merdeka? Ini Pandangan Anies Baswedan

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB