Pastikan mudik Lebaran aman bersama PeduliLindungi

Sabtu, 30 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga yang hendak mudik lebaran tampak sedang memindai kode QR menggunakan aplikasi PeduliLindungi di Terminal Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, pada 28 Maret 2022. [Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi/YU]

Seorang warga yang hendak mudik lebaran tampak sedang memindai kode QR menggunakan aplikasi PeduliLindungi di Terminal Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, pada 28 Maret 2022. [Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi/YU]

Lintas12.com – Pastikan mudik Lebaran aman bersama PeduliLindungi.

Aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya pemerintah menangani pandemi COVID-19 telah banyak digunakan masyarakat sejak diluncurkan pada tahun 2020.

Fitur-fitur aplikasi terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat pertama kali diluncurkan, fitur yang paling menonjol dari aplikasi ini adalah menyediakan peta kasus COVID-19 di wilayah sekitarnya. Peta zonasi dibagi berdasarkan warna, berdasarkan risiko penularan COVID-19 di masing-masing wilayah. Jika warnanya merah, berarti daerah tersebut berisiko karena banyak kasus terkonfirmasi COVID-19.

Pada saat itu, fitur tersebut dapat membantu pengguna membuat keputusan ketika mereka harus bepergian. Namun, fitur tersebut sudah tidak tersedia lagi di aplikasi PeduliLindungi.

Tampilan PeduliLindungi kini sangat berbeda dengan versi yang diluncurkan pada 2020, saat pandemi COVID-19 pertama kali melanda tanah air. Sejak pemerintah meluncurkan program vaksinasi COVID-19 secara nasional pada tahun 2021, setiap individu diwajibkan untuk mendaftar ke aplikasi, terutama untuk vaksinasi dan mendapatkan sertifikat vaksin.

Baca juga:  Menyimak Tren Terbaru "Bed Rotting" di Kalangan Generasi Z

Ditengah maraknya mudik Lebaran di tengah pandemi yang masih berlangsung di Indonesia, pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi tak diragukan lagi penting untuk memastikan masyarakat tetap aman saat bepergian.

Pastikan mudik Lebaran aman: Fitur Utama PeduliLindungi Dukung Eksodus Idul Fitri

Tahun ini, untuk pertama kalinya sejak pandemi dimulai, pemerintah Indonesia mengizinkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri mengingat situasi COVID-19 yang membaik di negara ini.

Menurut survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan, sebanyak 85,5 juta warga akan mengikuti arus mudik Lebaran tahun ini.

Salah satu peran penting aplikasi PeduliLindungi dalam eksodus adalah memungkinkan masyarakat mengakses sertifikat vaksinnya.

Sertifikat vaksin sangat penting untuk mudik tahun ini karena pemerintah telah mewajibkannya untuk menggunakan transportasi umum seperti pesawat dan kereta api.

Baca juga:  Manfaatkan beasiswa pendidikan, mengapa tidak?

Banyaknya warga negara yang divaksinasi di negara itu menjadi salah satu alasan yang meningkatkan kepercayaan pemerintah untuk mengizinkan orang mengambil bagian dalam eksodus tahun ini.

Menurut survei serologi yang dilakukan Kemenkes, Kemendagri, dan Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 86,6 persen Penduduk Indonesia memiliki antibodi terhadap COVID-19.

Kekebalan tubuh terhadap COVID-19 dapat diperkuat melalui vaksinasi dan terbentuk secara alami setelah terinfeksi virus.

Aplikasi PeduliLindungi tentu berperan dalam menentukan kebijakan mudik tahun ini; misalnya, melalui fitur sertifikat vaksin, pemerintah bisa mengetahui berapa orang yang sudah divaksinasi, baik dengan dosis pertama, kedua, maupun booster.

Data yang disajikan aplikasi PeduliLindungi ini valid karena ditangani oleh Kementerian Kesehatan.

Baca juga:  Menuju impian kota pintar dengan komputasi canggih

Sejalan dengan penyempurnaan aplikasi yang terus menerus, PeduliLindungi kini dapat memuat sertifikat vaksin orang selain pemilik akun, terutama sertifikat vaksin anggota keluarga yang masih anak-anak, lanjut usia, atau tidak memiliki nomor ponsel dan tidak dapat mengakses aplikasi.

Sedangkan bagi pemudik yang tidak memenuhi syarat vaksinasi untuk mengikuti eksodus, wajib menyerahkan hasil tes negatif COVID-19.

Dalam hal ini, PeduliLindungi membantu masyarakat agar hasil tes COVID-19 mereka terintegrasi dengan aplikasi.

Jika orang menjalani tes COVID-19 di klinik, rumah sakit, atau laboratorium yang berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan, hasil tes antigen atau PCR-nya akan diserahkan ke PeduliLindungi.

Berita Terkait

Anggaran Pendidikan 2024 Mencapai Rp660,8 Triliun, Mendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
Permendikbud 46/2023 untuk Mencegah Perundungan di Sekolah
Fenomena Gray Divorce, Apa Maksudnya?
Masyarakat Butuh Literasi Keuangan Agar Tidak Terjerat Pinjol Ilegal: MPR
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 61 Telah Dibuka, Ini Cara Daftar!
Catat! Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4
Pendaftaran CPNS 2023 Resmi Dibuka, Inilah Daftar Instansi yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar
Pendaftaran PPPK Guru 2023 dan Rincian Materi Seleksi

Berita Terkait

Kamis, 12 Oktober 2023 - 20:11 WIB

Anggaran Pendidikan 2024 Mencapai Rp660,8 Triliun, Mendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Selasa, 10 Oktober 2023 - 17:33 WIB

Permendikbud 46/2023 untuk Mencegah Perundungan di Sekolah

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 18:39 WIB

Fenomena Gray Divorce, Apa Maksudnya?

Rabu, 4 Oktober 2023 - 21:47 WIB

Masyarakat Butuh Literasi Keuangan Agar Tidak Terjerat Pinjol Ilegal: MPR

Jumat, 22 September 2023 - 15:03 WIB

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 61 Telah Dibuka, Ini Cara Daftar!

Selasa, 19 September 2023 - 17:45 WIB

Catat! Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4

Jumat, 15 September 2023 - 20:12 WIB

Pendaftaran CPNS 2023 Resmi Dibuka, Inilah Daftar Instansi yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar

Kamis, 14 September 2023 - 18:25 WIB

Pendaftaran PPPK Guru 2023 dan Rincian Materi Seleksi

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB