Indonesia berupaya mempertahankan tembak putri di SEA Games

Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar acara tembak putri dapat diadakan dan atlet kami, Eki, dapat tampil di Vietnam.

Indonesia berupaya mempertahankan tembak putri di SEA Games. Regulasi SEAGF minimal ada tiga atlet - Lintas 12 Portal Berita Indonesia
Salah satu atlet tembak putri, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba saat mengikuti pelatnas menembak SEA Games 2019 di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019). [Foto: Antara/Sigid Kurniawan]

Lintas12.com – Indonesia berupaya mempertahankan tembak putri di SEA Games.

Chef de Mission kontingen Indonesia untuk SEA Games, Ferry J. Kono, memastikan akan berupaya mencegah batalnya tembak puteri putri dari ajang multi-olahraga edisi ke-31 itu.

Panitia penyelenggara SEA Games telah memutuskan untuk membatalkan tiga kompetisi karena gagal memenuhi jumlah peserta yang dipersyaratkan.

Dua di antaranya dari cabang olahraga atletik, yaitu tolak peluru putri dan lempar palu putra, yang hanya melihat partisipasi dari dua negara.

Namun, dalam keterangan yang dikeluarkan pada Kamis, Kono menegaskan bahwa penyelenggaraan acara tembak puteri saat ini sedang dibahas dengan panitia penyelenggara dan ada kemungkinan tidak akan dibatalkan.

“Dalam regulasi SEAGF (Federasi SEA Games), tembak puteri bisa dimainkan jika ada tiga atlet. Namun, technical handbook mencantumkan tiga negara,” jelasnya.

“Dalam DRM (Delegation Registration Meeting) kemarin, ada tiga atlet dari dua negara, yakni Thailand dan Indonesia, untuk nomor tembak putri. Makanya ini masih dalam tahap pembahasan,” imbuhnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah berupaya semaksimal mungkin melalui upaya diplomasi dengan SEAGF dan Vietnam Olympics Committee agar ajang tembak puteri putri dapat terselenggara.

“Komite Olimpiade Indonesia masih berjuang karena sejauh ini kami dan Thailand belum menerima surat resminya,” kata Kono.

Panitia meminta agar lomba tembak putri digelar karena sesuai aturan, sudah ada tiga atlet yang sudah berlatih dan siap bertanding, tambahnya.

Oleh karena itu, demi sportifitas, acara ini harus diselenggarakan, katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya juga bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) dalam upaya ini.

Sejauh ini, PB PASI telah berkomunikasi dengan federasi atletik kontinental mengenai masalah tersebut dan meminta Federasi Atletik Nasional Vietnam untuk terus menerjunkan atlet untuk cabang tembak putri.

Info terkait:
Senegal vs Mesir: Bagaimana Kamerun mempersiapkan diri untuk final AFCON

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar event shoot (put) putri bisa terselenggara dan atlet kami Eki bisa tampil di Vietnam,” kata Kono.

Indonesia telah menyiapkan Eki Erawati Febri untuk ajang tembak puteri putri. Dia memecahkan rekor nasional di Kejuaraan Nasional 2017 dengan lemparan 15,60 m.

Dia juga mengantongi medali emas di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur dan perak di SEA Games 2019 di Filipina.

Lintas 12 – Portal berita Indonesia tentang: Indonesia berupaya mempertahankan tembak putri di SEA Games.