Perusahaan Berusaha Menemukan Bakat Keamanan Siber yang Berkualitas

Minggu, 26 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa mengikuti ujian masuk universitas di Jakarta pada 12 April 2021. [Foto: Jakartaglobe/B1/Mohammad Defrizal]

Siswa mengikuti ujian masuk universitas di Jakarta pada 12 April 2021. [Foto: Jakartaglobe/B1/Mohammad Defrizal]

Lintas12.com – Perusahaan Berusaha Menemukan Bakat Keamanan Siber yang Berkualitas.

Meningkatkan keamanan siber menjadi suatu keharusan bagi bisnis saat mereka beralih ke cloud dan merangkul teknologi otomatisasi, tetapi survei baru-baru ini menunjukkan bahwa perusahaan berjuang untuk mempekerjakan orang yang tepat agar mereka tetap aman dari serangan siber.

Perusahaan keamanan siber Fortinet baru-baru ini mengumumkan temuan dari surveinya tentang kesenjangan keterampilan keamanan siber di Asia Tenggara dan Hong Kong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut survei Fortinet, 71 persen organisasi mengaku kesulitan merekrut profesional keamanan siber yang berkualitas. Sekitar 63 persen setuju bahwa kurangnya ahli tersebut dapat menyebabkan keamanan siber yang buruk di dalam organisasi.

Baca juga:  US Navy memiliki keamanan siber yang salah

Fortinet mensurvei lebih dari 110 pembuat keputusan TI dan keamanan siber dari Indonesia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Filipina, dan Malaysia. Responden semuanya berasal dari berbagai industri, termasuk teknologi (36 persen), manufaktur (17 persen), dan jasa profesional (11 persen).

Edwin Lim, Country Director di Fortinet Indonesia, mengatakan kesenjangan itu bukan karena kekurangan orang, tetapi lebih pada memiliki keterampilan yang relevan. Tidak mungkin lulusan universitas menerapkan konsep-konsep usang dari tahun 90-an atau awal 2000-an di dunia sekarang ini. Baru dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak universitas yang mulai menawarkan program keamanan siber.

“Transformasi digital harus dibarengi dengan transformasi tenaga kerja,” kata Edwin dalam jumpa pers di Jakarta awal pekan ini.

Baca juga:  Ancaman Penipuan Siber Meningkat dengan Hype Film Barbie dan Oppenheimer

Konferensi tersebut mengungkapkan bagaimana organisasi sekarang mencari orang dengan keterampilan bersertifikat. Tetapi begitu perusahaan-perusahaan ini mendapatkan profesional keamanan siber yang memenuhi syarat, mereka berjuang untuk mempertahankan karyawan mereka.

Rashish Pandey, wakil presiden pemasaran dan komunikasi Asia di Fortinet, berbagi cara yang dapat dilakukan organisasi untuk mempertahankan pekerja mereka.

“Perlengkapi profesional keamanan siber dengan perangkat yang tepat. Terus latih mereka. Juga memberi mereka visibilitas yang tepat dan jalur karir dalam organisasi. Jadi mereka akan tinggal lebih lama dan lebih produktif di sepanjang jalan, ”kata Rashish.

“Kita perlu terus melatih [bakat cybersecurity]. Cybersecurity bukan profesi yang Anda pelajari sekali kemudian terapkan [apa yang telah Anda pelajari] selama sepuluh tahun ke depan,” tambahnya.

Baca juga:  Icare masih menunggu data comp pekerja yang bocor untuk dihapus

Lintas 12 – Portal Berita Indonesia tentang: Perusahaan Berusaha Menemukan Bakat Keamanan Siber yang Berkualitas.

Berita Terkait

Hacker Korea Utara Mengincar Latihan Militer AS-Korea Selatan
Mencegah Kejahatan Finansial dan Skema Rekayasa Sosial, Bank Digital Meluncurkan Aplikasi Terbaru
Polisi Menangkap Pelaku Peretasan Akun Media Sosial Eksekutif KOI
Tiongkok Diduga Tanam Malware di Sistem Pertahanan
Ancaman Penipuan Siber Meningkat dengan Hype Film Barbie dan Oppenheimer
Apple akan merilis ‘Mode Penguncian’ baru saat melawan perusahaan spyware
NATO membentuk kekuatan respons siber di tengah meningkatnya ancaman
Kru Ransomware menyamar sebagai perusahaan nyata untuk menarik pekerja

Berita Terkait

Minggu, 20 Agustus 2023 - 22:39 WIB

Hacker Korea Utara Mengincar Latihan Militer AS-Korea Selatan

Jumat, 18 Agustus 2023 - 14:45 WIB

Mencegah Kejahatan Finansial dan Skema Rekayasa Sosial, Bank Digital Meluncurkan Aplikasi Terbaru

Senin, 14 Agustus 2023 - 16:17 WIB

Polisi Menangkap Pelaku Peretasan Akun Media Sosial Eksekutif KOI

Senin, 31 Juli 2023 - 12:57 WIB

Tiongkok Diduga Tanam Malware di Sistem Pertahanan

Rabu, 26 Juli 2023 - 12:55 WIB

Ancaman Penipuan Siber Meningkat dengan Hype Film Barbie dan Oppenheimer

Sabtu, 9 Juli 2022 - 20:07 WIB

Apple akan merilis ‘Mode Penguncian’ baru saat melawan perusahaan spyware

Senin, 4 Juli 2022 - 14:44 WIB

NATO membentuk kekuatan respons siber di tengah meningkatnya ancaman

Minggu, 26 Juni 2022 - 13:36 WIB

Perusahaan Berusaha Menemukan Bakat Keamanan Siber yang Berkualitas

Berita Terbaru

Prabowo Mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wakil Presiden [ilustrasi oleh L12]

Politik

Prabowo Mengumumkan Gibran Cawapres

Minggu, 22 Okt 2023 - 22:00 WIB

Aria Bima: Saya tidak ikhlas kalau Pak Jokowi dan Mas Gibran mendukung Prabowo [Ilustrasi by L12]

Politik

Jokowi-Gibran dukung Prabowo, Aria Bima tak ikhlas

Jumat, 20 Okt 2023 - 21:42 WIB