Hankam  

Kemenhan Tegaskan Kebijakan Pertahanan Indonesia Defensif Aktif di Tengah Silaturahmi dengan Purnawirawan TNI

Kemenhan Tegaskan Kebijakan Pertahanan Indonesia Defensif Aktif
Kemenhan Tegaskan Kebijakan Pertahanan Indonesia Defensif Aktif [dok.]

Lintas12.com, Jakarta – Kemenhan dan Mabes TNI tegaskan kebijakan pertahanan Indonesia defensif aktif. Strategi menjaga kedaulatan tanpa mengganggu stabilitas kawasan. Simak kabar berita selengkapnya hanya di Lintas 12 News.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama Markas Besar TNI secara tegas kembali mengukuhkan kebijakan pertahanan Indonesia yang berlandaskan prinsip defensif aktif. Penegasan ini disampaikan dalam acara silaturahmi dengan para purnawirawan dan sesepuh TNI di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kemenhan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Strategi Defensif Aktif: Menjaga Kedaulatan Tanpa Mengganggu Stabilitas Kawasan

Kepala Biro Infohan Setjen Kemenhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa pertemuan yang digagas Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ini bertujuan memperkuat komunikasi strategis antara generasi aktif dan para senior TNI.

Dalam forum tertutup tersebut, salah satu poin utama yang ditekankan adalah komitmen pemerintah terhadap strategi pertahanan TNI yang bersifat defensif aktif.

Kebijakan pertahanan Indonesia tetap berlandaskan pada prinsip konstitusi dan kepentingan nasional. Dengan strategi defensif aktif yang berorientasi pada menjaga kedaulatan negara tanpa mengganggu stabilitas yang ada di kawasan,” ujar Rico kepada awak media usai pertemuan.

Program Penguatan Postur TNI yang Adaptif dan Profesional

Selain membahas kebijakan pertahanan, silaturahmi ini juga menjadi ajak untuk menyampaikan berbagai program terbaru Kemenhan. Beberapa hal yang dibahas antara lain:

  • Modernisasi alutsista yang terukur.
  • Pengembangan sumber daya manusia (SDM) TNI.
  • Penataan organisasi untuk mendukung postur pertahanan yang lebih adaptif dan profesional.

“Kami membahas berbagai program penguatan postur TNI, mencakup sisi organisasi, modernisasi, maupun pengembangan SDM sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan pertahanan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan,” tambah Rico.

Sinergi Generasi Aktif dan Purnawirawan untuk Kebijakan yang Responsif

Acara yang dihadiri oleh Wakil Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta puluhan purnawirawan bintang empat seperti Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, hingga Laksamana (Purn) Yudo Margono ini dinilai sebagai momentum penting.

Rico menekankan bahwa masukan dari para sesepuh TNI akan menjadi bagian dari evaluasi dan perbaikan kebijakan ke depan.

“Ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kesinambungan pemikiran strategis. Sehingga kebijakan pertahanan nasional tetap memiliki akar historis yang kuat sekaligus responsif terhadap tantangan masa depan,” jelasnya.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya mengakui bahwa selama ini pihaknya tidak banyak memberikan informasi publik secara detail karena pembangunan kekuatan pertahanan memerlukan atensi khusus. Oleh karena itu, silaturahmi dengan para purnawirawan menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan visi pertahanan.

“Kami ingin bersilaturahim dengan para sesepuh, para senior, para purnawirawan TNI, untuk memberikan masukan,” pungkas Sjafrie.

Daftar Purnawirawan TNI yang Hadir (Beberapa Nama):

Dari Angkatan Darat (TNI AD), jenderal yang hadir: Jenderal TNI (Purn) Wiranto, ⁠Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, ⁠Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, ⁠Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, ⁠Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, ⁠Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, ⁠Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, ⁠Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, ⁠Letjen TNI (Purn) M Fadillah, Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.

Dari Angkatan Laut (TNI AL), turut hadir: Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, ⁠Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, ⁠Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, ⁠Laksamana TNI (Purn) Marsetio, ⁠Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, ⁠Letjen TNI Mar (Purn) Muhammad Alfan Baharudin.

Dari Angkatan Udara (TNI AU), turut hadir: Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, ⁠Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, ⁠Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, ⁠Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, ⁠Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus, ⁠Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.(*finku)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *