JAKARTA, Lintas12.com – Presiden Prabowo terima laporan Dasco di Istana usai lawatan ke Rusia & Prancis. Ada masukan legislasi DPR hingga kerja sama energi jangka panjang. Simak berita selengkapnya hanya di Lintas 12 News.
Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat usai mendarat dari rangkaian lawatan luar negeri ke Rusia dan Prancis. Tanpa jeda panjang, pria yang juga menjabat sebagai Panglima Tertinggi TNI itu menerima Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Dasco datang dengan membawa setumpuk laporan strategis dari DPR untuk pemerintah, mulai dari dinamika politik terkini hingga catatan penting dari fungsi legislasi Dewan.
“Hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka untuk menerima laporan beberapa hal strategis sekembalinya dari lawatan luar negeri,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, dikutip Lintas12.com.
Menurut Teddy, ada tiga pilar utama yang dilaporkan Dasco kepada Presiden: perkembangan situasi politik, keamanan nasional, dan kondisi ekonomi Tanah Air. Tak berhenti di situ, Dasco juga menyampaikan serangkaian masukan dari hasil pembahasan di tingkat legislatif DPR untuk menjadi bahan pertimbangan eksekutif.
Baru Kembali dari Rusia-Prancis, Prabowo Kecipratan Capaian Energi
Pertemuan dengan Dasco ini istimewa karena baru sehari sebelumnya Prabowo menyelesaikan kunjungan bersejarah ke Moskow dan Paris. Di Rusia, Presiden Vladimir Putin dan Prabowo sepakat memperkuat pasokan energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG.
Bahkan, Prabowo langsung menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin serta Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev. Targetnya? Percepat realisasi kerja sama energi yang menguntungkan rakyat Indonesia.
Sementara di Paris, Presiden Emmanuel Macron dan Prabowo membidik kerja sama di empat sektor: energi, pendidikan, komunikasi digital, dan investasi ekonomi jangka panjang.
“Kunjungan ke dua negara besar ini menghasilkan capaian konkret. Keduanya punya sumber daya melimpah dan peran global yang signifikan,” tambah Teddy.
Uniknya: Laporan Dasco Jadi Jembatan Cepat Eksekutif-Legislatif
Yang menarik, pertemuan ini menunjukkan ritme baru hubungan DPR dan pemerintah. Biasanya, laporan legislasi diserahkan dalam forum resmi atau rapat kabinet. Namun kali ini, Wakil Ketua DPR datang langsung membawa masukan ke Istana hanya berselang beberapa jam setelah Presiden tiba dari luar negeri.
Ini sinyal bahwa komunikasi politik pasca-Prabowo berjalan dalam fast-lane. Dasco yang juga Ketua Harian Partai Gerindra itu dipercaya membawa suara lintas fraksi DPR ke meja Presiden, tanpa melalui birokrasi panjang.
Kesimpulan
Dengan rampungnya pertemuan di Istana Merdeka, Presiden Prabowo kini memegang dua dokumen besar: laporan capaian kerja sama internasional dan masukan legislasi DPR. Langkah selanjutnya? Integrasi keduanya ke dalam kebijakan nasional yang berpihak pada stabilitas politik, keamanan, dan kemandirian energi Indonesia.
Pantau terus update terbaru hanya di Lintas12.com. (dik)







