Lintas12.com, Jakarta – Menlu RI Sugiono sambut Menlu Turkiye Hakan Fidan di Jakarta. Bahas perdagangan, pertahanan, dan Gaza. Target volume dagang 10 miliar dolar AS. Simak kabar berita pilihan terpercaya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara langsung menyambut kedatangan Menteri Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan, di Jakarta pada Selasa (2/6) malam. Kunjungan resmi yang digelar Rabu (3/6) ini menjadi momentum penting bagi penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Turkiye di tengah dinamika geopolitik global.
“Indonesia dan Turkiye Selalu Berdiri Bersama”
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial @Menlu_RI, Rabu (3/6), Menlu RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia dan Turkiye memiliki ikatan solidaritas yang kuat.
“Indonesia amat mengapresiasi dukungan teguh serta solidaritas Turkiye dalam membela prinsip-prinsip kita bersama,” tulis Sugiono.
Unggahan tersebut juga menampilkan dua foto hangat saat Sugiono menjabat tangan Menlu Turkiye Hakan Fidan sesaat setelah yang bersangkutan turun dari pesawat pemerintah Turkiye. Momentum ini menegaskan hubungan diplomatik yang erat antara kedua negara.
Target Volume Perdagangan 10 Miliar Dolar AS dan Kerja Sama Pertahanan
Kunjungan resmi Menlu Turkiye ke Jakarta ini tidak sekadar seremonial. Berdasarkan sumber dari Kementerian Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan dijadwalkan membahas sejumlah agenda strategis, antara lain:
- Perluasan kerja sama bilateral di sektor infrastruktur, energi, transportasi, digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), teknologi tinggi, dan industri makanan halal.
- Peningkatan hubungan perdagangan dan pertahanan, termasuk meninjau proyek industri pertahanan yang sedang berjalan serta menilai potensi kerja sama baru.
- Target ambisius meningkatkan volume perdagangan bilateral hingga 10 miliar dolar AS (sekitar Rp178,3 triliun).
Solidaritas untuk Gaza dan Isu Keamanan Global
Tidak hanya urusan ekonomi dan pertahanan, Menlu Turkiye Hakan Fidan juga akan memperkuat posisi bersama Indonesia terkait isu Palestina. Fidan akan menegaskan kembali bahwa Turkiye dan Indonesia tetap dalam dialog erat mengenai perkembangan di Gaza, serta berkomitmen melanjutkan upaya bersama mencapai perdamaian yang adil dan abadi.
Selain itu, agenda pembahasan mencakup isu-isu keamanan regional dan global yang lebih luas, seperti:
- Perkembangan terkini di Iran dan Selat Hormuz
- Situasi Suriah
- Perang Rusia-Ukraina
- Kondisi di Somalia, Sudan, dan Libya
- Tantangan keamanan di kawasan Asia-Pasifik
Pertemuan Lanjutan Setelah Ankara dan Kunjungan Erdogan
Kunjungan Menlu Turkiye Hakan Fidan ke Indonesia bukan yang pertama. Fidan terakhir kali datang ke Tanah Air pada Februari 2025 dalam rangka kunjungan resmi Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan.
Sebelumnya, kedua menteri luar negeri juga telah bertemu di Ankara pada Januari lalu dalam rangka Pertemuan Menteri Luar Negeri dan Pertahanan format 2+2 pertama antara Indonesia dan Turkiye. Pertemuan kali ini di Jakarta menjadi langkah tindak lanjut yang konkret dari berbagai komitmen strategis kedua negara.
Fakta Singkat Kunjungan Menlu Turkiye ke Jakarta
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Waktu kedatangan | Selasa, 2 Juni 2025 (malam) |
| Kunjungan resmi | Rabu, 3 Juni 2025 |
| Lokasi | Jakarta, Indonesia |
| Agenda utama | Perdagangan, pertahanan, keamanan regional (Gaza, Iran, Ukraina, dll.) |
| Target kerja sama | Volume dagang 10 miliar dolar AS |
Lintas 12 News akan terus memantau perkembangan hasil pertemuan bilateral antara Menlu RI Sugiono dan Menlu Turkiye Hakan Fidan terkait perluasan kerja sama strategis kedua negara. [*sod]







