Presiden Prabowo Tegaskan Nasionalisme Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Tegaskan Nasionalisme Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato di pembukaan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18 di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026). [Foto: HO-YouTube BPMI Sekretariat Presiden]

LINTAS12.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo: Nasionalisme kunci utama pertumbuhan ekonomi. Pengusaha muda diminta investasi di dalam negeri. Target Indonesia ekonomi terbesar ke-4 dunia 2045. Simak kabar Berita Pilihan Terpercaya di laman Lintas 12 News di bawah ini.


Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa nasionalisme bukan hanya soal kecintaan terhadap tanah air, tetapi juga menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, ekonomi modern tidak akan pernah berkembang tanpa adanya stimulus dan pertahanan kuat dari semangat kebangsaan seluruh elemen masyarakat.

“Sifat dari ekonomi modern tidak maju, tidak berkembang dengan sendirinya. Pertumbuhan distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme,” ujar Presiden Prabowo Subianto di Bandar Lampung, Rabu (12/6/2024).

Baca Ini:  Mengapa Indonesia Membangun Ibu Kota Baru?

Teori Ekonomi Sosiolog Dunia Jadi Landasan

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan peserta Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18. Acara yang dipantau dari siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta ini mengusung semangat kebangkitan ekonomi berbasis gotong royong.

Presiden mengutip teori ekonomi sosiolog Profesor Liah Greenfeld bahwa negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar seperti Jepang, Amerika Serikat, Eropa Barat, hingga China berhasil bangkit karena landasan nasionalisme yang kuat.

Panggilan Jiwa Patriotik bagi Pengusaha Muda

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan sejarah berdirinya HIPMI yang tidak lepas dari napas kebangsaan. Organisasi tersebut telah melahirkan pemimpin-pemimpin di bidang masyarakat dan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, Presiden mengimbau seluruh pengusaha muda di dalam negeri untuk memiliki jiwa patriotik dalam menjalankan bisnis. Ia menyoroti fenomena pelarian modal ke luar negeri yang terjadi selama beberapa dekade.

Baca Ini:  Polri Tangkap 321 WNA Judi Online Internasional di Kantor Hayam Wuruk Jakarta

“Tempatkan keuntungan dan tabungan hasil usaha di dalam negeri. Bantu kelompok masyarakat yang belum mampu. Nilai gotong royong adalah kunci utama kebangkitan bangsa,” tegas Presiden.

Target Indonesia: Kekuatan Ekonomi Keempat Dunia 2045

Pemerintah menargetkan Indonesia mampu menempati posisi keempat sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Capaian ini akan diraih melalui penguatan industri dan pemanfaatan pasar domestik secara mandiri, dengan nasionalisme sebagai fondasi utamanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, pengusaha muda, dan semangat kebangsaan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diyakini akan melesat menuju cita-cita besar sebagai negara maju. [*fin]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *