JAKARTA (LINTAS12.COM) – Menteri PANRB luncurkan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP) sebagai wujud sinergi dan kolaborasi tingkatkan layanan publik berkualitas di Indonesia. Simak kabar berita pilihan terpercaya selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa transformasi pelayanan publik berkualitas membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Pencanangan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP) menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan yang adaptif, responsif, dan berintegritas bagi masyarakat.
Pelayanan publik yang berkualitas menjadi prioritas utama pemerintah di era digital saat ini. Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa peningkatan layanan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh penyelenggara pelayanan publik.
“Melalui sinergi lintas sektor, Gerakan Nasional Pelayanan Publik diharapkan mampu menghadirkan perbaikan layanan yang nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP) yang berlangsung di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Ombudsman Republik Indonesia sebagai mitra strategis.
Tiga Pilar GNPP: Kolaborasi Kementerian PANRB, Kemendagri, dan Ombudsman
GNPP merupakan gerakan bersama yang melibatkan tiga institusi utama. Kementerian PANRB bertugas memperkuat kebijakan, pembinaan, serta pemantauan dan evaluasi kualitas pelayanan publik. Kementerian Dalam Negeri memastikan implementasi gerakan ini berjalan konsisten di seluruh pemerintah daerah. Sementara itu, Ombudsman Republik Indonesia berperan mengawal kualitas pelayanan melalui pengawasan, tindak lanjut pengaduan, dan pemanfaatan aspirasi masyarakat sebagai dasar perbaikan.
Wajah Pelayanan Publik Ditentukan Dedikasi ASN, Bukan Gedung Megah
Rini Widyantini mengingatkan bahwa esensi pelayanan publik tidak terletak pada infrastruktur fisik semata.
“Wajah pelayanan publik tidak ditentukan oleh gedung yang megah atau teknologi yang canggih, tetapi ditentukan oleh dedikasi para aparatur yang setiap hari melayani masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, di tangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh penyelenggara pelayanan publik, kepercayaan masyarakat kepada negara dibangun. Dedikasi dan integritas menjadi fondasi utama dalam menciptakan layanan prima.
Transformasi Digital Sesuai Amanat Presiden Prabowo
Mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Rini menjelaskan bahwa seluruh layanan publik dimungkinkan untuk ditransformasikan ke dalam layanan digital. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu lagi mengantre berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan.
“Transformasi ini tidak dapat diwujudkan kalau kita tidak semuanya memiliki komitmen. Atas dasar itulah GNPP menjadi gerakan bersama untuk mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin mudah, berintegritas, dan berorientasi kepada masyarakat,” tuturnya.
Kementerian PANRB saat ini tengah mendorong pengembangan layanan digital bersama dengan Komite Percepatan Transformasi Pemerintahan Digital. GNPP menjadi momentum percepatan transformasi tersebut, dengan simbol 24/7 yang merepresentasikan semangat pelayanan yang terus hadir, responsif, dan berkelanjutan.
“Jadi masyarakat merasakan bahwa kita semuanya para ASN, para birokrat, atau para pembantu Presiden ini, tentunya siap untuk setiap saat hadir dan terus menerus melayani masyarakat,” tambah Rini.
Tema GNPP 2026: Tulus Melayani, Cepat Merespons, Berintegritas
Tema yang diangkat dalam GNPP tahun ini adalah “Tulus Melayani, Cepat Merespons, dan Berintegritas”. Menteri Rini menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus tercermin dalam setiap kebijakan, layanan, dan tindakan aparatur negara.
“Ketulusan akan melahirkan kepedulian, kecepatan akan menghadirkan kepastian, dan integritas membangun kepercayaan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa GNPP bukan milik Kementerian PANRB semata, melainkan gerakan bersama seluruh penyelenggara pelayanan publik di Indonesia. Keberhasilan gerakan ini tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang merasakan pelayanan yang lebih baik.
Dengan diluncurkannya GNPP, pemerintah berharap terjadi percepatan perbaikan kualitas layanan publik di seluruh daerah, dari tingkat pusat hingga desa. Gerakan ini menjadi tonggak baru dalam reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan publik di Indonesia. [*fin]







