Jakarta, lintas12.com – BAZNAS RI dan LAZ Nasional sepakat perkuat koordinasi fundraising. Target pendistribusian zakat lebih tepat sasaran dan selaras SDGs. Simak berita selengkapnya di halaman ini.
Sebuah momentum strategis pasca-Idulfitri langsung dimanfaatkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bertempat di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (9/4/2026), BAZNAS menggelar Halal Bihalal: Fundraising 1447 H yang dihadiri oleh lebih dari 50 Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional dari berbagai wilayah.
Hasilnya mencengangkan! Seluruh lembaga sepakat untuk mengerem ego sektoral dan memilih jalan kolaborasi total. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyebut penguatan koordinasi ini adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi zakat nasional yang selama ini dinilai luar biasa besar namun belum tergarap maksimal.
“Kita butuh strategi matang, inovasi fundraising, hingga pemberdayaan yang tepat sasaran. Jangan sampai potensi besar hanya jadi angka,” tegas Sodik di hadapan para pemimpin LAZ.
Yang menarik, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur, menekankan bahwa ke depan, ekosistem zakat harus terintegrasi dan berbasis data. “Penggunaan data akurat itu kunci agar zakat tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Tak hanya itu, sebuah konsep besar pun dilontarkan. Prof. Hilman Latief dari PP Muhammadiyah mengusulkan adanya grand design pendistribusian zakat yang tidak hanya karitatif, tetapi juga berorientasi pada dampak jangka panjang dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Dengan desain besar yang mengarah pada kemaslahatan, zakat akan benar-benar menguatkan Indonesia,” ungkap Hilman.
Para perwakilan LAZ seperti dari Rumah Zakat menyambut baik gebrakan ini. Mereka berharap ruang kolaborasi inklusif seperti ini terus ditingkatkan agar program-program ke depan bisa semakin terkonsolidasi.
Dengan langkah nyata ini, BAZNAS dan LAZ Nasional berkomitmen menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas demi kesejahteraan umat serta pembangunan Indonesia.







