LINTAS12.COM, BUDAPEST – Budapest pernah dikuasai Islam era Ottoman. Kini, Presiden Prabowo berkunjung. Jejak Makam Gul Baba hingga masjid bersejarah masih berdiri megah. Simak kabar berita pilihan terpercaya selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Nama Budapest belakangan ini mencuat ke permukaan. Ibu kota Hungaria tersebut menjadi salah satu destinasi kunjungan Presiden Prabowo Subianto dalam lawatannya ke Eropa, bersama Paris dan Wina. Namun di balik gemerlap kota yang berdiri di tepi Sungai Donau itu, tersimpan sejarah panjang yang jarang diketahui: Islam di Budapest pernah berjaya selama lebih dari satu abad.
Ketika Ottoman Menguasai Eropa Tengah
Sejarah mencatat, sejarah Islam Hungaria dimulai ketika wilayah ini masuk ke dalam kekuasaan Kesultanan Utsmani (Ottoman) sekitar tahun 1522. Selama 150 tahun, Budapest menjadi pusat peradaban Islam di Eropa Tengah. Kejayaan itu baru berakhir setelah Kerajaan Austria berhasil merebut kembali wilayah tersebut, mengakhiri era keemasan jejak Ottoman di Eropa Tengah.
Saat ini, meskipun peninggalan fisik tidak lagi dominan, beberapa monumen bersejarah masih terawat dengan apik. Yang paling terkenal adalah Makam Gul Baba, sebuah situs yang menjadi sakbis bisu kejayaan masa lalu.
Makam Gul Baba, ‘Sang Bapak Mawar’ yang Mendunia
Gul Baba bukanlah tokoh biasa. Ia adalah seorang sastrawan sekaligus panglima perang Dinasti Ottoman yang gugur dalam pertempuran di Budim, bagian barat Budapest. Nama Gul Baba secara harfiah berarti “Bapak Mawar” dalam bahasa Turki, karena ia dipercaya memperkenalkan bunga mawar kepada bangsa Hungaria.
Makamnya yang terletak di Mecset Utca 14, kawasan Buda, dibangun pada 1543–1548 atas perintah Sultan Sulaiman Agung. Pada 2018, pemerintah Hungaria dan Turki meresmikan kembali situs tersebut setelah renovasi besar-besaran. Bahkan, pada tahun 2020, Makam Gul Baba memenangkan dua penghargaan sekaligus dalam ajang Prix d’Excellence Awards:
- Emas untuk kategori Infrastruktur Publik
- Perak untuk kategori Warisan
“Kami sangat bangga Makam Gul Baba memenangkan dua penghargaan di platform internasional,” ujar Adnan Polat, Presiden Yayasan Perlindungan Warisan Makam Gul Baba.
Monumen ini kini menjadi salah satu tempat wisata muslim Budapest yang paling banyak dikunjungi, melambangkan persahabatan abadi antara Turki dan Hungaria.
Masjid hingga Komunitas Muslim yang Tumbuh di Budapest
Selain makam, Budapest kota Islam juga memiliki tempat ibadah aktif. Masjid terbesar di Hungaria adalah Masjid Fehervari (Budapest Mescet) yang berlokasi di Fehérvári út 41. Masjid ini menjadi pusat pelaksanaan Shalat Jumat, Idul Fitri, dan Idul Adha bagi umat Islam di Hungaria.
Menurut data Central Statistical Office (KSH) Hungaria tahun 2011, jumlah Muslim di Hungaria mencapai 5.579 orang—naik dua kali lipat dibanding tahun 2001 yang hanya 3.201 jiwa. Saat ini, komunitas Muslim mayoritas berasal dari Turki, Arab, dan warga negara Hungaria asli.
Ketua komunitas The Hungarian Islamic Community, Zoltan Bolek, mengaku nyaman tinggal sebagai Muslim di Budapest. “Warga Hungaria adalah masyarakat yang toleran,” katanya.
Perjuangan Pengakuan dan Masa Depan Islam di Hungaria
Meski pernah mengalami masa sulit—termasuk tidak diakuinya Islam sebagai agama resmi hingga 2011—kini perkembangan sejarah Islam Hungaria menunjukkan tren positif. Pada 27 Februari 2012, parlemen Hungaria mengubah undang-undang kontroversial tersebut. Dewan Islam Hungaria mulai diakui secara resmi.
Bahkan, parlemen Hungaria telah mengizinkan pembangunan Islamic center yang akan dilengkapi perpustakaan dengan koleksi sekitar 50.000 buku. Ini menjadi babak baru toleransi beragama di negeri yang mayoritas penduduknya Katolik Roma tersebut.
Wisata Ziarah ke Makam Gul Baba
Bagi Anda yang tertarik menyaksikan langsung peninggalan Islam di Budapest sekaligus berziarah ke Makam Gul Baba, tersedia paket Wisata Muslim Eropa Timur bersama Adinda Azzahra Tour & Travel. Dipandu langsung oleh H. Priyadi Abadi, M.Par., tour leader dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.
Makam yang terletak di kawasan Rose Hill (Rozsadomb) ini tidak hanya menawarkan nilai sejarah, tetapi juga pemandangan kota Budapest yang menakjubkan.
Fakta Singkat Jejak Islam di Budapest
- 1522: Hungaria dikuasai Ottoman
- 1541: Gul Baba wafat dan dimakamkan di Buda
- 1914: Makam Gul Baba ditetapkan sebagai monumen nasional
- 2018: Peresmian ulang makam oleh pemerintah Hungaria & Turki
- 2020: Memenangkan dua penghargaan dunia
- 2012: Islam mulai diakui resmi oleh parlemen Hungaria
Penutup
Kunjungan Presiden Prabowo ke Budapest menarik perhatian dunia. Namun di balik sorotan politik dan diplomasi, kota ini menyimpan jejak kejayaan Islam yang tak pernah benar-benar pudar. Dari Makam Gul Baba hingga Masjid Fehervari, Budapest adalah bukti bahwa peradaban Islam pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari peta Eropa Tengah.
Ikuti terus berita menarik lainnya seputar sejarah Islam dunia dan perjalanan wisata religi hanya di lintas12.com.







