Kemendikdasmen Sediakan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru di Seluruh Indonesia

Kemendikdasmen Sediakan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru di Seluruh Indonesia
Mendikdasmen Abdul Mu'ti ketika meninjau pembangunan ruang kelas SMA Muhammadiyah Conservation Manokwari di Arfai, Manokwari, Papua Barat

Lintas12.com, Manokwari – Kemendikdasmen sediakan 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. Bantuan Rp3 juta per semester. Target lulus maksimal 4 semester. Wujudkan guru profesional. Simak kabar berita pilihan terpercaya di laman Lintas 12 News di bawah ini.


Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka program beasiswa D4 dan S1 untuk guru dalam skala besar. Sebanyak 150 ribu beasiswa disediakan guna meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pendidik di seluruh Indonesia, khususnya bagi guru yang belum memiliki gelar sarjana atau diploma empat.

Langkah ini menjadi terobosan strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional.

Target Utama Beasiswa: Guru Belum D4/S1

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat ditemui di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (30/5), menegaskan bahwa program prioritas ini menyasar sekitar 200 ribu guru yang saat ini masih belum memenuhi standar kualifikasi akademik minimal.

Baca Ini:  Mendikdasmen Paparkan 5 Model SMK Unggulan untuk Perkuat Kompetensi Lulusan Vokasi

“Kami tidak mau melihat ke masa lalu. Tahun ini kami siapkan beasiswa. Guru-guru yang belum D4 dan S1, kami sediakan beasiswa dengan sistem rekognisi pembelajaran lampau,” ujar Abdul Mu’ti.

Sistem rekognisi pembelajaran lampau memungkinkan pengalaman mengajar guru diakui sebagai satuan kredit, sehingga masa studi bisa lebih singkat.

Durasi Studi Maksimal 4 Semester, Dana Rp3 Juta Per Semester

Dalam implementasinya, Kemendikdasmen sediakan 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru dengan durasi pendidikan maksimal hanya 4 semester atau setara 2 tahun. Setiap guru penerima manfaat mendapatkan bantuan dana sebesar Rp3 juta per semester.

Kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang mewajibkan kualifikasi akademik minimal D4 atau S1 bagi guru di semua jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Baca Ini:  LLDikti Kemdiktisaintek Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi Jakarta, Guru Besar Melonjak 632 Orang

Abdul Mu’ti menjelaskan, setelah lulus S1/D4, para guru dapat langsung mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk memperoleh sertifikat pendidik profesional. Sertifikat ini menjadi pintu utama mendapatkan tunjangan profesi.

Tak Hanya Beasiswa, Guru Juga Dapat Pelatihan AI dan Coding

Selain beasiswa, Kemendikdasmen juga menyediakan berbagai pelatihan berbasis kebutuhan masa depan. Sumber pendanaan berasal dari APBN maupun dana BOS. Materi pelatihan meliputi:

  • Pembelajaran mendalam (deep learning)
  • Pemrograman (coding)
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)
  • Pelatihan Bahasa Inggris
  • Pelatihan Kepala Sekolah

“Ini semua menjadi prioritas untuk kemajuan sektor pendidikan,” tambah Abdul Mu’ti.

Revitalisasi Sekolah dan Rumah Dinas Guru di Daerah 3T

Kemendikdasmen juga memperluas kebijakan revitalisasi sekolah. Tidak hanya fokus pada perbaikan infrastru fisik, tetapi juga pembangunan:

  • Pagar sekolah
  • Sarana air bersih
  • Rumah ibadah yang menyatu dengan lingkungan satuan pendidikan
  • Rumah dinas guru khusus di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal)
Baca Ini:  Kemendikdasmen Sederhanakan Waktu TKA 2026, Tambah Mapel IPA dan Bahasa Inggris Mulai 2027

“Supaya guru-guru di daerah dengan kondisi geografis sulit dijangkau tidak perlu pulang pergi,” jelas Mendikdasmen.

Kesimpulan: Langkah Besar Menuju Guru Profesional

Dengan total 150 ribu beasiswa D4 dan S1, tambahan pelatihan AI hingga pembangunan rumah dinas di daerah 3T, Kemendikdasmen menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas guru secara menyeluruh. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih bermutu, merata, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. [*sus]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *