Jakarta, Lintas12.com – Menaker Yassierli memastikan kehadiran negara untuk kesejahteraan buruh lewat upah minimum 2026, bonus hari raya, dan pelatihan vokasi. Simak kabar berita selengkapnya di laman Lintas 12 News ini.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa kehadiran negara untuk buruh bukan sekadar wacana, melainkan telah diwujudkan dalam sejumlah regulasi dan kebijakan strategis. Pernyataan ini disampaikan dalam video resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Wujud Nyata Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh
Menaker Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah hadir melalui berbagai skema yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan buruh secara menyeluruh.
“Semua itu dirancang untuk memberikan dan memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada buruh dan pekerja,” ujar Yassierli.
Beberapa kebijakan unggulan yang disebutkan antara lain:
- Kenaikan Upah Minimum (UM) 2026
Kenaikan signifikan dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), pertumbuhan ekonomi, serta tingkat inflasi di masing-masing daerah. - Bonus Hari Raya (BHR) untuk Pengemudi dan Kurir Daring
Pemerintah kembali mengadakan program BHR sebagai bentuk perhatian khusus bagi pekerja platform digital. - Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)
Subsidi 50 persen bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sehingga perlindungan sosial semakin merata.
Program Upskilling dan Dialog Sosial
Tak hanya soal upah dan jaminan, Menaker Yassierli juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi buruh. Kemnaker menjalankan program pelatihan vokasi nasional untuk upskilling dan reskilling, tidak hanya bagi pencari kerja, tetapi juga bagi buruh dan pekerja yang sudah aktif.
“Termasuk juga ada program terkait dengan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan peningkatan produktivitas,” tambahnya.
Di sisi lain, pemerintah memperkuat dialog sosial melalui optimalisasi Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional yang melibatkan unsur buruh, industri, dan pemerintah.
Apresiasi Menaker Yassierli untuk Pekerja Indonesia
Dalam sambutannya, Yassierli menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh buruh yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 kepada seluruh teman-teman buruh dan pekerja Indonesia. Terima kasih atas kerja kerasnya selama ini sebagai pejuang konstitusi untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua buruh dan pekerja Indonesia.”
Tema May Day 2026, yaitu “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, diharapkan dapat berjalan dengan aman dan damai.
“Kita semua bersatu dalam satu tekad, satu tujuan, sejahtera bersama. Selamat Hari Buruh, hidup buruh, maju terus Indonesia,” pungkas Yassierli.
Kesimpulan
Dengan serangkaian kebijakan mulai dari upah minimum 2026, bonus hari raya pengemudi online, jaminan kecelakaan kerja, hingga pelatihan vokasi buruh, pemerintah menunjukkan komitmen nyata. Kehadiran negara untuk buruh bukan sekadar janji, tetapi aksi konkret di Hari Buruh 2026.
Penulis: Tim Redaksi lintas12.com
Editor: Kang Dikin
Sumber: Kementerian Ketenagakerjaan RI







