LINTAS12.COM, JAKARTA – Hyundai resmi luncurkan Pleos Connect, sistem infotainment generasi baru dengan AI Gleo, berbasis Android Automotive. Debut di Grandeur Korea. Simak informasi selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Hyundai Motor Group resmi mengumumkan peluncuran sistem infotainment generasi terbaru mereka, Pleos Connect, yang akan mulai hadir bulan Mei ini. Langkah ini menjadi tonggak awal transformasi Hyundai menuju software-defined vehicles (SDV) atau kendaraan yang berbasis perangkat lunak.
Perpaduan Layar Sentuh dan Tombol Fisik untuk Kurangi Distraksi
Sistem Pleos Connect menghadirkan pengalaman pengguna (UX) baru dengan menggabungkan layar infotainment pusat, layar pengemudi, serta tombol fisik untuk pengaturan kendaraan yang paling sering digunakan. Hyundai mengklaim desain ini dikembangkan berdasarkan riset perilaku pengemudi di global UX Studios mereka di Irvine, Seoul, Frankfurt, dan Shanghai.
Menurut keterangan resmi Hyundai, antarmuka smartphone-like dengan tata letak split-view dan multi-view dirancang intuitif dan sederhana. Tombol pada setir dan di bawah layar sentuh memudahkan akses cepat ke fungsi-fungsi kunci tanpa harus mengalihkan pandangan terlalu lama dari jalan.
Ditenagai AI Gleo, Bisa Eksekusi Banyak Perintah Sekaligus
Keunggulan utama Pleos Connect adalah integrasinya dengan Gleo AI, asisten cerdas berbasis large language model (LLM). Asisten ini tidak hanya merespons perintah suara untuk navigasi, pengaturan AC, atau pencarian web, tetapi juga mampu menjalankan beberapa perintah sekaligus dalam satu permintaan.
“Gleo AI adalah agen AI cerdas yang berbicara secara alami seperti teman di kursi penumpang, memahami maksud pengguna dan membuat keputusan kontekstual secara holistik,” ujar Jongho Lee, tim lead Gleo AI Group di 42dot, anak perusahaan Hyundai yang fokus pada perangkat lunak.
Ke depannya, Gleo AI akan terus berkembang melalui pembaruan over-the-air (OTA) dan terhubung dengan layanan aplikasi lain, termasuk hiburan dan manajemen kendaraan.
Debut di Grandeur Korea, Target 20 Juta Kendaraan pada 2030
Pleos Connect pertama kali hadir di mobil mewah Hyundai, Grandeur, untuk pasar Korea Selatan. Setelah itu, peluncuran global akan dilakukan secara bertahap, termasuk untuk Ioniq 3 EV yang akan dijual di Eropa pada akhir tahun ini.
Hyundai menargetkan sistem ini terpasang di sekitar 20 juta kendaraan pada tahun 2030.
Android Automotive OS dan App Marketplace Bawaan
Berbasis Android Automotive OS yang bersifat terbuka, Pleos Connect memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi favorit langsung dari third-party app marketplace di dalam mobil. Aplikasi populer seperti YouTube dan Spotify sudah tersedia tanpa perlu koneksi smartphone.
Hyundai juga meluncurkan Pleos Playground, sebuah wadah bagi pengembang untuk menciptakan aplikasi dalam kendaraan SDV masa depan.
“Pleos Connect adalah platform yang lahir dari komitmen mendalam untuk memahami pengalaman mobilitas pelanggan. Bahkan setelah diluncurkan, kami akan terus mendengarkan suara pelanggan yang beragam,” ujar Changsub Kim, Senior Research Engineer, UX Strategy Team Hyundai.
Navigasi Real-Time dan Desain Sederhana untuk Kenyamanan
Sistem navigasi pada Pleos Connect dirancang agar lebih mudah digunakan, dengan tata letak layar dan menu yang disederhanakan. Ikon-ikon yang digunakan lebih simpel, bukan grafis rumit, untuk meningkatkan visibilitas. Data lalu lintas real-time dikumpulkan dari kendaraan Hyundai lain, sehingga peta selalu mutakhir.
“Navigasi memberikan pengalaman mobilitas yang lebih baik ketika kerumitannya dikurangi,” kata Hanna Yun, peneliti teknik di Hyundai.
Kapan Hadir di AS dan Indonesia? Hyundai Masih Tutup Mulut
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Hyundai belum memberikan kepastian kapan Pleos Connect akan tersedia untuk kendaraan yang dijual di pasar Amerika Serikat. Untuk pasar Indonesia sendiri, masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari PT Hyundai Motors Indonesia.
Penulis: Tim Redaksi Lintas 12 News
Editor: Aditya Pratama Mahrez
Sumber: Hyundai Motor Group (rilis resmi 29 April)






