Global  

Dunia Bersatu Membela Iran: Jubir Kemlu Ucapkan Terima Kasih atas Solidaritas Global Lawan Agresi AS-Israel

Dunia Bersatu Membela Iran: Jubir Kemlu Ucapkan Terima Kasih atas Solidaritas Global Lawan Agresi AS-Israel
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan luas yang ditunjukkan oleh negara-negara Muslim

TEHERAN – lintas12.com – Jubir Kemlu Iran berterima kasih atas solidaritas dunia, termasuk dari Irak, Yaman, hingga AS. Dukungan ini untuk perlawanan Iran pasca agresi militer AS-Israel. Simak berita selengkapnya hanya di Lintas 12 News.

Telah terjadi gelombang solidaritas luar biasa yang menyelimuti dunia. Puluhan juta orang dari berbagai negara, mulai dari Timur Tengah hingga Amerika Serikat, turun ke jalan untuk membela Iran. Pemerintah Iran pun angkat bicara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri IranEsmaeil Baqaei, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan luas yang diberikan oleh negara-negara Muslim dan masyarakat pencinta keadilan di seluruh dunia.

Dalam unggahan di akun X (Twitter) miliknya pada Selasa (15/4/2026), Baqaei menyoroti solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menyebut bahwa aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap perlawanan heroik rakyat Iran terhadap agresi militer brutal AS dan Israel.

“Solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya dari negara-negara Muslim dan masyarakat pencari keadilan di kawasan dan dunia, untuk mendukung perlawanan heroik bangsa Iran, sangat kami hargai,” tulis Baqaei.

Puluhan Negara, Satu Suara: Hentikan Agresi!

Baqaei dengan tegas menyatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah melupakan momen bersejarah ini. Jutaan demonstran membanjiri jalan-jalan dan alun-alun di berbagai penjuru dunia.

Beberapa negara yang disebutkan langsung oleh jubir Kemlu Iran antara lain:

  • Irak, Yaman, Lebanon, Turki, Pakistan, Afghanistan, India, Palestina
  • Sejumlah negara Afrika
  • Tajikistan, Azerbaijan, Meksiko, Kuba, Jepang, Prancis, Inggris, Brasil
  • Bahkan hingga ke Amerika Serikat!

“Iran akan selamanya mengingat kehadiran jutaan demonstran yang turun ke jalan, mengekspresikan solidaritas mereka untuk pertahanan epik Iran melawan perang ilegal AS-Israel,” tambahnya.

Kilas Balik Konflik: Dari Serangan ke Meja Perundingan

Perlu diketahui, eskalasi terbaru ini dipicu oleh serangan besar-besaran AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan itu terjadi setelah peristiwa kelam, yakni gugurnnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer.

Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran melancarkan serangkaian serangan balasan selama 40 hari. Serangan ini menargetkan instalasi militer AS dan Israel di kawasan, dan terbukti menyebabkan kerusakan signifikan. Harapan akan kemenangan cepat bagi AS-Israel pupus sudah.

Gencatan Senjata dan Jalan Buntu di Islamabad

Upaya meredakan ketegangan kemudian dilakukan. Gencatan senjata selama dua minggu berhasil dimediasi pada 8 April. Perundingan intensif pun digelar di Islamabad, Pakistan.

Dalam pembicaraan tersebut, Iran menyodorkan rencana sepuluh poin yang berani. Isinya antara lain menuntut penarikan total pasukan ASpencabutan sanksi, serta kontrol atas Selat Hormuz—jalur vital perdagangan minyak dunia.

Sayangnya, setelah 21 jam negosiasi alot dengan perwakilan AS, delegasi Iran pulang ke Tehran tanpa kesepakatan. Penyebabnya? Ketidakpercayaan dan flip-flop politik Amerika Serikat yang dinilai tidak konsisten.

Pesan untuk Dunia: Solidaritas Itu Nyata

Meski meja perundingan menemui jalan buntu, bagi Iran, satu hal yang jelas: dunia tidak tinggal diam. Dukungan dari rakyat biasa di berbagai negara, bahkan dari dalam negeri musuh sekalipun (AS), menjadi catatan emas tersendiri.

“Ini adalah bukti bahwa kebenaran dan perlawanan terhadap kezaliman akan selalu mendapat tempat di hati umat manusia,” tutup Baqaei dalam cuitannya.

Lintas12.com akan terus memantau perkembangan terbaru dari konflik ini, terutama pasca gagalnya negosiasi di Islamabad dan potensi eskalasi lanjutan di kawasan.


Reporter: Tim Lintas12
Editor: Redaksi
Sumber: Pernyataan resmi Jubir Kemlu Iran, Esmaeil Baqaei (via akun X)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *