Jakarta (LINTAS 12 NEWS) – Kabar gembira! DPR dan Pemerintah pastikan harga BBM subsidi dan non-subsidi tidak naik. Stok BBM nasional aman berkat temuan sumber minyak baru dan koordinasi Pertamina. Simak informasinya di bawah ini!
Kabar menyejukkan datang bagi seluruh masyarakat Indonesia di tengah dinamika ekonomi global. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan jaminan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman.
Keamanan pasokan ini dipicu oleh keberhasilan pemerintah dalam mengamankan sumber-sumber minyak baru serta strategi pengadaan yang lebih efisien. Andre mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik terkait ketersediaan energi di tanah air.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia tetap tenang bahwa tidak ada kenaikan dan stok kita sangat-sangat aman,” ujar Andre di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.
Jaminan Distribusi dan Selat Hormuz
Menanggapi kekhawatiran terkait situasi geopolitik di Timur Tengah, Andre menjelaskan bahwa proses pengiriman minyak ke Indonesia tetap berjalan sesuai rencana. Saat ini, sejumlah kapal tanker pengangkut minyak untuk kebutuhan nasional sedang dalam proses administrasi untuk melintasi Selat Hormuz.
Menurutnya, posisi Indonesia yang kini sedang berproses menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan dampak positif dalam kelancaran logistik internasional.
“Jadi, tidak ada masalah, tinggal soal proses administrasinya saja,” tambah Andre. Ia juga menegaskan bahwa Komisi VI akan terus mengawal dan berkoordinasi ketat dengan PT Pertamina (Persero) guna menjamin distribusi energi tetap lancar hingga ke pelosok negeri.
Arahan Presiden Prabowo soal BBM: Rakyat Didahulukan
Senada dengan DPR, Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah secara resmi memutuskan tidak ada kenaikan harga BBM, baik untuk jenis subsidi maupun non-subsidi.
Keputusan krusial ini diambil setelah adanya koordinasi intensif antara Kementerian ESDM dan PT Pertamina atas instruksi langsung Presiden Prabowo.
“Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan masyarakat dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga,” ungkap Prasetyo Hadi dalam keterangan resminya.
Sinergi DPR dan Pemerintah
Langkah cepat pemerintah ini mendapat apresiasi tinggi dari legislatif. Andre Rosiade menyebut kebijakan ini sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil.
“Yang pasti kita apresiasi dan mendukung langkah pemerintah Presiden Prabowo soal tidak ada kenaikan BBM. Itu yang paling penting dulu,” pungkasnya.
Dengan kepastian stok yang melimpah dan harga yang stabil, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan tenang tanpa dihantui bayang-bayang kelangkaan bahan bakar.







