Lintas12.com, Jakarta – Presiden Prabowo pastikan akses internet dan komunikasi jangkau pulau terluar. Starlink, BTS, dan ribuan ponsel gratis untuk Miangas dan wilayah perbatasan. Simak kabar berita selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa akses internet pulau terluar bukan lagi sekadar fasilitas mewah, melainkan kebutuhan darurat yang harus dipenuhi negara. Dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (3/6), ia memastikan bahwa konektivitas wilayah perbatasan akan menjadi prioritas utama pemerintahannya.
Bukan Hanya BTS, Prabowo Siapkan Starlink dan Ribuan Ponsel Gratis
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan infrastruktur lama. Ratusan unit layanan Starlink Miangas, modem internet, dan perangkat telepon genggam akan segera didistribusikan. Selain itu, penguatan BTS perbatasan juga terus didorong melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang dipimpin Menteri Meutya Hafid.
“Kemudian ada memperkuat jaringan supaya handphone bisa beroperasi di sini. Ibu Meutya adalah Menteri Komdigi, dan beliau akan memberi handphone, ada Starlink dan handphone untuk semua KK,” ujar Prabowo dalam siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu.
Akses Internet Kini Jadi Kebutuhan Dasar dan Bagian dari Pertahanan Negara
Menurut Presiden, kebutuhan dasar masyarakat modern saat ini tidak lagi hanya pangan, sandang, dan papan. Akses komunikasi telah naik kelas menjadi fondasi pertahanan digital negara.
“Konektivitas komunikasi tidak lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat modern sekaligus bagian penting dari pertahanan dan kedaulatan negara,” tegas Prabowo.
Dengan logika ini, setiap pulau terluar adalah benteng depan. Jika terisolasi secara digital, maka rentan terhadap ancaman disinformasi dan kelambanan layanan negara.
Dampak Langsung: Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Nelayan
Melalui penguatan jaringan di Miangas, pemerintah menargetkan manfaat nyata bagi layanan komunikasi nelayan dan aktivitas warga pesisir, antara lain:
- Pendidikan: Siswa di pulau terluar bisa mengakses perpustakaan digital dan video pembelajaran real-time.
- Kesehatan: Telemedisin dan konsultasi dokter jarak jauh menjadi mungkin tanpa hambatan sinyal.
- Ekonomi: Nelayan dapat memantau harga ikan, cuaca, dan pasar secara langsung.
Presiden menambahkan bahwa layanan digital pemerintah di bidang perizinan dan bantuan sosial juga akan lebih cepat diakses.
Arah Baru Pembangunan: Tidak Lagi Jawa-Sentris
Langkah ini menandai perubahan paradigma besar: pembangunan merata Indonesia tidak lagi berpusat di kota-kota besar. Pulau Miangas, yang selama ini hanya dikenal sebagai titik paling utara NKRI, kini menjadi ikon pembangunan garda depan.
“Wilayah terluar Indonesia harus menjadi prioritas pembangunan agar masyarakat tidak terisolasi dan merasakan kehadiran negara,” ujar Prabowo.
Dengan kehadiran Starlink, BTS, dan jaringan 4G/5G yang stabil, masyarakat Miangas dan pulau terluar lainnya dipastikan tidak akan lagi menjadi “kartu pos” tanpa sinyal. Negara hadir, bukan hanya lewat bendera, tapi melalui kecepatan internet yang setara dengan ibu kota. [*fin]







