Lintas12.com, BOGOR – Rumah Sakinah Muhammadiyah perkuat mental korban KDRT & masalah sosial lewat assessment dan refleksi di Kebun Raya Bogor. Bangkit, berdaya, berkarya. Baca kabar berita selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Dalam suasana teduh Kebun Raya Bogor, Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MKPS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Rumah Sakinah Muhammadiyah menggelar kegiatan Assessment Binaan dan Penguatan Mental bagi para korban masalah sosial, Kamis (7/5). Kegiatan ini menjadi napas segar bagi mereka yang tengah berjuang memulihkan diri dari luka batin.
Program Pendampingan Holistik bagi Korban KDRT dan Eksploitasi
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan sosial dan pemberdayaan yang dilakukan Rumah Sakinah Muhammadiyah kepada para binaan. Mereka datang dari berbagai latar belakang persoalan sosial, seperti korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), diskriminasi, eksploitasi, hingga perempuan yang membutuhkan perlindungan dan pemulihan mental.
Melalui assessment yang mendalam, tim pendamping berupaya mengenali kondisi psikososial, potensi diri, kebutuhan pendampingan, serta perkembangan mental dan spiritual para binaan. Hasil assessment ini akan menjadi peta jalan bagi pendampingan selanjutnya.
Tadabbur Alam dan Refleksi Diri di Kebun Raya Bogor
Tidak sekadar asesmen, acara ini juga diisi dengan pengajian, refleksi diri, tadabbur alam, dan penguatan kebersamaan antar peserta. Suasana asri Kebun Raya Bogor sengaja dipilih sebagai media refleksi agar para binaan lebih tenang, terbuka, dan membangun semangat baru dalam proses pemulihan diri.
“Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Ujian itu selalu ada, tapi kita harus optimis. Kalau ibu-ibu datang ke Rumah Sakinah, harus tersenyum, jangan sedih. Kalau sedih, silakan tumpahkan ke Bunda Zalnis, pengasuh ibu-ibu,” ujar M. Arif, Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, dalam sambutannya.
Harapan Baru: Bangkit, Berdaya, dan Berkarya
Dalam sesi refleksi, para peserta diajak memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bertumbuh, bangkit, dan menjadi pribadi yang lebih kuat. Pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah menegaskan pentingnya lingkungan yang suportif dan berdaya guna untuk membantu proses pemulihan sosial dan mental.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga pada penguatan mental, spiritual, dan pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat rentan. Program ini juga bekerja sama dengan Relawan KawanMu DKI Jakarta.
“Dengan semangat ‘Bersama Rumah Sakinah, Kita Bangkit, Berdaya & Berkarya Menjadi Pribadi dan Masyarakat yang Lebih Baik’, Rumah Sakinah Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan ruang aman, pendampingan, dan harapan baru bagi para binaan untuk menata masa depan yang lebih baik,” ujar Fitria Emazola, Wakil Ketua KawanMu Nasional, yang hadir bersama Tim KawanMu DKI Jakarta.
Rumah Sakinah Muhammadiyah membuktikan bahwa pendampingan berbasis nilai-nilai Islam dan pendekatan psikososial mampu menjadi terang di tengah gelapnya persoalan sosial. [*fin]







