MOSCOW, lintas12.com | Putin dan Prabowo bahas energi, ruang angkasa, hingga farmasi. Kedua negara optimistis temukan solusi jaga stabilitas perdagangan di tengah tantangan. Simak berita selengkapnya di halaman Lintas 12 News ini!
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan optimisme bahwa Rusia dan Indonesia akan mampu menemukan solusi untuk menjaga stabilitas situasi perdagangan di tengah dinamika ekonomi global. Pernyataan itu disampaikan Putin dalam pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Moskow, Senin (14/4/2025).
“Sayangnya, ada sedikit penyesuaian di awal tahun ini. Namun komisi antar-pemerintah bekerja aktif dengan kami, dan saya berharap kunjungan Anda juga membantu kami menemukan solusi yang diperlukan agar situasi tetap stabil dan menunjukkan pertumbuhan pada akhir tahun ini,” ujar Putin seperti dikutip dari keterangan resmi.
Dalam pembicaraan yang berlangsung di Kremlin itu, Putin menyebut setidaknya ada empat sektor paling menjanjikan dalam kerja sama kedua negara: energi, ruang angkasa, pertanian, dan farmasi.
Prabowo, yang didampingi sejumlah menteri kabinet, mengungkapkan bahwa sebelum bertemu Putin, dirinya telah menggelar pertemuan dengan perwakilan lembaga dan perusahaan Rusia. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat realisasi proyek-proyek strategis bilateral.
“Sebelum pertemuan kita hari ini, saya telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan lembaga dan perusahaan Rusia. Saya akan siap berpartisipasi secara pribadi untuk mempercepat implementasi proyek-proyek ini [antara Rusia dan Indonesia]. Ini terutama menyangkut transaksi keuangan,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden RI juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pribadi Putin terhadap isu-isu penting bagi Indonesia. Prabowo menilai Rusia memiliki kontribusi positif yang tak terbantahkan dalam perkembangan geopolitik modern.
“Saat ini, membahas isu energi sangat penting bagi Indonesia dan Rusia,” tambah Prabowo.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa meskipun terdapat tantangan teknis di awal tahun, kedua negara berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan perdagangan. Para pengamat menilai fokus pada transaksi keuangan dan sektor energi akan menjadi kunci utama realisasi kerja sama ke depan.
Reporter: Tim Lintas12
Editor: Redaksi
Sumber: Sputnik







