Hankam  

Haru & Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Haru & Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Anggota keluarga dari tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Lebanon tampak menangis sambil memeluk peti jenazah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [Tangkapan layar-Sekretariat Presiden]

Jakarta – Momen haru Presiden Prabowo hibur bayi prajurit gugur. Tiga pahlawan perdamaian TNI tiba di Tanah Air disambut tangis keluarga. Simak berita selengkapnya di halaman ini.

Tangis haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu petang. Tiga peti jenazah berbalut Merah Putih tiba dari Lebanon, membawa pulang putra-putri terbaik bangsa yang gugur dalam misi perdamaian.

Namun, satu momen paling menghancurkan hati terjadi ketika seorang bayi yang masih dalam gendongan ibunya, ikut mendekap erat peti jenazah sang ayah. Isak tangis keluarga pecah, membasahi simbol terakhir kehadiran orang-orang yang mereka cintai.

Hanya Keluarga Inti yang Diperbolehkan Mendekat

Berdasarkan pantauan Lintas 12 News dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, prosesi penyambutan jenazah digelar khidmat. Harga mati diberlakukan: hanya anggota keluarga inti yang diizinkan menghampiri peti jenazah pada tahap awal.

Orang tua, istri, hingga bayi yang digendong tampak mendekat. Beberapa ibu dan istri prajurit tak kuasa menahan duka. Mereka memeluk peti, menangis, dan enggan melepaskan.

Presiden Prabowo: Dari Salut Hormat hingga Cium Kepala Bayi

Suasana haru semakin kental saat Presiden RI Prabowo Subianto tiba. Tanpa banyak basa-basi, beliau langsung menghampiri keluarga yang masih terduduk di samping peti jenazah.

Satu per satu istri dan ibu prajurit disalami. Presiden tampak berbincang pelan, mencoba memberikan penguatan di tengah luka yang masih segar. Namun, air mata tetap tak terbendung.

Dalam momen yang sangat menyentuh, Presiden Prabowo juga mencium kepala bayi yang berada dalam gendongan istri salah satu prajurit gugur. Sembari menggendong suasana, beliau kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti jenazah, memberi penghormatan terakhir sebagai sesama prajurit.

Siapa 3 Pahlawan Perdamaian yang Gugur?

Ketiga prajurit TNI yang gugur adalah:

  • Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
  • Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan
  • Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon

Mereka bertugas di bawah bendera PBB dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Sebelum diterbangkan ke Indonesia, upacara penghormatan militer telah digelar UNIFIL di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, pada Kamis (2/4).

Penghormatan dari Dunia

Upacara di Beirut dipimpin langsung oleh Force Commander/Head of Mission UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Hadir pula Dubes RI untuk Lebanon, jajaran KBRI, perwakilan UNHQ New York, serta kontingen internasional.

Sebagai simbol penghormatan terakhir, peti jenazah disematkan scarf PBB. Sebuah penghormatan tingkat tinggi yang menunjukkan betapa besarnya pengorbanan tiga prajurit Indonesia bagi perdamaian dunia.


Indonesia kembali berduka. Tiga pahlawan telah pulang. Bumi perlahan menerima pahala mereka, sementara keluarga menunggu di pelupuk mata dengan air mata dan senyum terakhir.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *