MAKKAH, Lintas12.com – PPIH Arab Saudi rekrut 1.100 WNI mahasiswa Timur Tengah & mukimin jadi tenaga pendukung haji 2026. Bertugas di Makkah-Madinah sebagai penerjemah. Simak kabar beritanya di laman Lintas 12 News.
Dalam rangka memperkuat operasional haji 1447 H/2026 M, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengerahkan sebanyak 1.100 warga negara Indonesia (WNI) yang berasal dari mahasiswa Timur Tengah dan mukimin setempat. Mereka resmi dilantik sebagai Tenaga Pendukung (Tepung).
Bimtek PPIH Arab Saudi di Al-Wehda Tower Hotel, Jarwal
Pengukuhan ini dilakukan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi yang digelar di Al-Wehda Tower Hotel, wilayah Jarwal, Makkah, Senin (27/4/2026). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, dan Kantor Urusan Haji (KUH).
Data Lengkap: 133 Mahasiswa, 423 di Madinah, 677 di Makkah
Berdasarkan data resmi Kemenhaj RI, komposisi tenaga pendukung adalah sebagai berikut:
- 133 orang mahasiswa dari Mesir, Libya, Yaman, Yordania, Maroko, dan Suriah.
- 423 orang bertugas di Madinah.
- 677 orang bertugas di Makkah.
Mereka akan mengisi posisi penting sebagai penerjemah dan tim komunikasi untuk mendukung layanan teknis jamaah haji Indonesia.
Peran Strategis di Hotel, Dapur, hingga Markaziah
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary, menjelaskan bahwa tenaga pendukung akan ditempatkan di berbagai sektor kritis:
- Hotel jamaah
- Dapur konsumsi
- Transportasi dan akomodasi
- Pemantauan jamaah tersesat di wilayah Markaziah
“Keberadaan mahasiswa dan mukimin ini sangat penting karena penguasaan bahasa Arab mereka yang baik. Ini kunci kelancaran komunikasi di lapangan,” kata Yusron.
Tiga Penekanan: Tanggung Jawab, Kerja Keras, dan Tim Solid
Kepada seluruh tenaga pendukung, Yusron menyampaikan tiga pesan utama:
- Bertanggung jawab penuh dalam melayani tamu Allah.
- Siap bekerja keras dalam situasi apa pun.
- Utamakan kerja sama tim.
“Saya tidak percaya dengan istilah superman, yang ada adalah super tim. Kekompakan adalah kunci pelayanan terbaik bagi jamaah,” tegasnya.
Dengan dikerahkannya 1.100 tenaga pendukung, PPIH Arab Saudi optimistis layanan haji 2026 berjalan lebih cepat, akurat, dan ramah jamaah. (Lintas12/Sod)







