Lintas12.com, Jakarta – Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak tetapkan Haji 2026 sebagai sejarah baru perhajian Indonesia. 221.000 kuota haji siap diberangkatkan. Simak berita ekslusifnya hanya di Lintas 12 News.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi harus menjadi tonggak sejarah baru bagi perhajian Indonesia. Ia menyampaikan hal ini dalam momentum pembekalan dan pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
“Kita pastikan agar musim haji 2026 ini menjadi sejarah baru perhajian Indonesia, dan sejarah itu pelakunya Anda semua,” ujar Dahnil di hadapan para petugas yang akan bertolak lebih awal ke Tanah Suci.
Tahun Pertama di Bawah Kementerian Haji dan Umrah
Tahun 2026 menandai babak baru dalam pengelolaan ibadah haji di Indonesia. Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan haji sepenuhnya berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah, setelah sebelumnya menjadi bagian dari Kementerian Agama.
Indonesia sendiri mengantongi kuota haji resmi sebanyak 221.000 orang pada 2026. Rinciannya, 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Dengan jumlah sebesar itu, Dahnil menekankan bahwa para petugas haji adalah ujung tombak kesuksesan.
Pesan Kunci: Kompak, Siap Mental, dan Layani Lansia
Dahnil berpesan agar para petugas menjaga kekompakan dan mengikuti setiap komando. Mereka telah digembleng selama sebulan penuh untuk menyamakan visi dan misi.
“Seperti pelatihan-pelatihan kita selama ini, harus dipastikan kompak mengikuti komando dari pemimpin-pemimpin kita. Sejarah baru ini ditorehkan dan ditulis oleh saudara semuanya di sini,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan profil jamaah Indonesia yang sangat beragam. Ada yang sudah sangat mumpuni secara istithaah (kesehatan, mental, finansial), namun tidak sedikit jamaah lanjut usia (lansia) dan berisiko tinggi.
“Hari ini Anda akan berangkat. Kami titip sepenuhnya amanah dari negara, amanah dari Allah SWT, amanah dari jamaah haji. Ujung tombak suksesnya haji 2026 adalah Anda semuanya,” pesan Dahnil.
Persiapan Mental dan Fisik Jadi Kunci
Para petugas yang dilepas pada Jumat malam itu merupakan gelombang awal yang bertugas mempersiapkan layanan kedatangan jamaah di Arab Saudi. Mereka diminta mempersiapkan mental, mengelola fisik dan rohani, agar mampu melayani jamaah sejak kedatangan hingga kepulangan ke Tanah Air.
Dengan tekad “sejarah baru”, seluruh elemen penyelenggara haji diharapkan mampu menciptakan musim haji 2026 yang lebih tertib, humanis, dan berkesan bagi seluruh jamaah Indonesia.
Penulis: Tim Lintas12
Editor: Redaksi







