LINTAS12.COM – Purbalingga | Wakil KPK RI Ibnu Basuki Widodo tegaskan integritas dimulai dari diri sendiri dalam Safari Keagamaan Antikorupsi di Kemenag Purbalingga. Simak berita selengkapnya di laman Lintas 12 News ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali menggelar Safari Keagamaan Antikorupsi dengan tajuk “Menjaga Amanah, Merawat Integritas” di Aula Uswatun Khasanah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap praktik korupsi.
Wakil KPK: Jangan Tunggu Jadi Pejabat Baru Mulai Berintegritas
Hadir sebagai narasumber utama, Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, dengan tegas menyampaikan pesan yang membumi namun menusuk kesadaran bersama.
“Memberantas korupsi bisa dilakukan siapa pun, sesuai latar belakang dan peran. Mulailah tidak korupsi dari diri sendiri, lalu ajak lingkungan sekitar. Dari situ, budaya integritas dibangun bersama,” tegas Ibnu di hadapan para tokoh agama, pendidik, dan masyarakat.
Ibnu menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga negara, melainkan tanggung jawab kolektif. Kolaborasi antara KPK, tokoh agama, dan masyarakat melalui ruang dialog seperti Safari Keagamaan dinilai efektif untuk menanamkan nilai kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial sejak dini.
Kakan Kemenag Purbalingga: Ini Kawasan Zona Integritas WBK
Sambutan hangat disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani. Ia mengungkapkan rasa bangganya karena Kemenag Purbalingga dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan nasional ini.
“Selamat datang di kawasan Zona Integritas WBK Kemenag Purbalingga. Ini menjadi kebanggaan bagi kami bisa menjadi bagian dari Safari Keagamaan Antikorupsi,” ujar Zahid.
Zahid juga memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah digalakkan untuk memperkuat budaya antikorupsi, di antaranya:
- GALAKSI (Gerakan Tolak Gratifikasi dan No Korupsi)
- Duta Pelajar Madrasah Antikorupsi
- Urab Mendoan, Eco Office, Paku Bumi, dan layanan Sehati
Menurutnya, seluruh inovasi tersebut adalah bentuk nyata komitmen Kemenag Purbalingga dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani.
Simbol Integritas: Bibit Pohon hingga Buku Inovasi untuk KPK
Safari Keagamaan kali ini tak hanya diisi dialog dan pembinaan. Rombongan KPK RI disambut di layanan PTSP Kemenag Purbalingga dengan pemberian bibit pohon sebagai simbol komitmen terhadap program Eco Office.
Tak hanya itu, KPK juga menerima sejumlah buku inovasi berdampak dari Kemenag Purbalingga, meliputi Galaksi, Sehati, Urab Mendoan, dan Eco Office. Buku-buku ini menggambarkan berbagai terobosan dalam mendukung pembangunan budaya antikorupsi dan pelayanan publik.
Momentum semakin semarak dengan penampilan Duta Pelajar Madrasah Antikorupsi yang menunjukkan bahwa generasi muda juga memiliki peran penting dalam menginternalisasi nilai-nilai integritas sejak dini.
Pesan Moral: Antikorupsi Bukan Sekadar Kebijakan, Tapi Aksi Nyata
Melalui rangkaian kegiatan ini, Kemenag Purbalingga menegaskan bahwa pembangunan budaya antikorupsi tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata, edukasi, dan keteladanan. Safari Keagamaan Antikorupsi KPK RI di Purbalingga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga negara, institusi keagamaan, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem integritas yang kokoh.
Penulis: Tim Lintas12
Editor: Redaksi
Sumber: Humas Kemenag Purbalingga & KPK RI







