Jakarta, Lintas12.com – Din Syamsuddin serukan persatuan umat Islam Indonesia untuk perdamaian dunia. Jangan terpecah Sunni-Syiah, karena kita satu Al-Quran dan satu Kiblat. Simak selengkapnya di halaman ini.
Di tengah eskalasi konflik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, cendekiawan Islam Indonesia, Din Syamsuddin, menyerukan persatuan umat Islam tanah air. Menurutnya, solidaritas sesama Muslim adalah kunci utama untuk mewujudkan perdamaian dunia.
Seruan ini disampaikan Din dalam pertemuan antara sejumlah tokoh Islam dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta pada Jumat lalu. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Muhyiddin Junaidi, Ketua Umum Wanita Islam Marfuah Musthofa, serta perwakilan Al Washliyah dan Bakomubin.
“Sekali lagi, kami atas nama ormas-ormas Islam juga menyerukan persatuan umat Islam, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujar Din Syamsuddin dalam keterangannya.
Waspada Adu Domba Sunni dan Syiah
Din mengingatkan agar umat Islam tidak terprovokasi oleh upaya adu domba yang memanfaatkan perbedaan, seperti antara Sunni dan Syiah, maupun Arab dan Persia. Ia menekankan bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mempertentangkan perbedaan.
“Ini bukan saatnya untuk mempertentangkan perbedaan di antara kita. Karena, kita adalah sesama Muslim yang diajarkan oleh agama untuk menumbuhkan al-ukhuwwah al-imaniyyah atau al-ukhuwwah al-islamiyyah,” tegasnya.
Din juga menyoroti fondasi kuat yang menyatukan umat Islam: satu kitab suci Al-Qur’an dan satu kiblat Ka’bah. Dengan fondasi ini, perbedaan mazhab maupun latar belakang etnis seharusnya tidak menjadi pemicu perpecahan.
Solidaritas untuk Iran dan Kerja Sama RI-Iran
Menutup pertemuan, Din menyampaikan rasa solidaritas mendalam terhadap rakyat Iran yang tengah menghadapi konflik. Ia berharap situasi sulit ini segera berlalu dan justru menjadi momentum kebangkitan peradaban Islam.
“Kami berharap musibah yang terjadi dan menimpa rakyat Iran segera berlalu. Sebagai sesama Muslim, yang kita rasakan juga sebagai musibah. Bangsa Iran, umat Islam di Iran bangkit,” ucapnya.
Din juga mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Iran, baik melalui jalur organisasi masyarakat maupun institusi pendidikan. Kerja sama tersebut, menurutnya, harus diarahkan untuk kemajuan bersama dan perdamaian global. Ia pun mengajak seluruh bangsa pecinta keadilan untuk bersama membangun masa depan peradaban manusia yang lebih baik.







