Lintas12.com – Kenali ciri-ciri kanker kulit: BCC, SCC, hingga melanoma. Deteksi dini lewat perubahan bentuk, warna, dan ukuran tahi lalat. Simak panduan lengkapnya di sini. Simak informasi kesehatan pilihan terpercaya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi, namun sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul perlahan. Tahukah Anda bahwa kanker kulit memiliki tampilan yang berbeda-beda tergantung jenisnya? Mulai dari benjolan kecil mengkilap seperti mutiara, bercak merah bersisik, hingga tahi lalat yang bentuknya tidak simetris.
Dokter kulit menyebutkan bahwa deteksi dini melanoma dan jenis kanker kulit lainnya sangat menentukan keberhasilan pengobatan. Lalu, apa saja ciri-ciri kanker kulit yang harus Anda waspadai? Simak ulasan lengkap berikut ini.
Mengenal Basal Cell Carcinoma (BCC): Si Paling Umum

Basal cell carcinoma (BCC) adalah jenis kanker kulit yang paling sering ditemukan, mencakup sekitar 8 dari 10 kasus. Kanker ini tumbuh di sel basal lapisan terluar kulit (epidermis) dan berkembang sangat lambat. Meski jarang menyebar ke bagian tubuh lain, BCC tetap perlu diobati.
Ciri-ciri BCC pada kulit cerah:
- Benjolan kecil mengkilap seperti mutiara
- Bercak merah atau merah muda yang rata
- Permukaan bersisik atau berkerak ringan
- Luka terbuka yang berdarah dan tak kunjung sembuh
Pada orang dengan kulit lebih gelap, BCC cenderung lebih gelap warnanya namun tetap memiliki permukaan mengkilap atau tepi meninggi. Area yang paling sering terkena adalah bagian yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, telinga, leher, dan kulit kepala.
Squamous Cell Carcinoma (SCC): Lebih Agresif dari BCC

Peringkat kedua terbanyak adalah squamous cell carcinoma (SCC) . Kanker ini lebih agresif dibandingkan BCC, sehingga membutuhkan penanganan lebih cepat. Meski bertumbuh perlahan, jika tidak diobati, SCC bisa menembus lapisan kulit dalam dan menimbulkan risiko kesehatan serius.
Tanda-tanda SCC yang perlu diwaspadai:
- Pertumbuhan berkerak dan bersisik
- Luka yang muncul di bekas luka lama
- Tonjolan kecil menyerupai tanduk badak
- Permukaan kasar, merah, atau sewarna kulit
- Bentuk seperti kutil
- Luka terbuka di tengah benjolan yang tidak sembuh
SCC paling sering muncul di area yang terpapar sinar matahari, seperti punggung tangan, wajah, dan kulit kepala. Risiko meningkat pada orang berusia di atas 50 tahun.
Melanoma: Yang Paling Mematikan

Inilah jenis kanker kulit paling serius: melanoma. Berasal dari sel penghasil pigmen kulit (melanosit), melanoma dikenal cepat menyebar ke organ lain jika tidak segera terdeteksi.
Ciri khas melanoma sering diawali dengan perubahan pada tahi lalat: ukuran membesar, bentuk berubah, warna tidak merata, atau tekstur yang berbeda. Biasanya melanoma berwarna gelap seperti hitam atau biru kehitaman.
Kenali ABCDE Melanoma untuk Deteksi Dini
Dokter menggunakan panduan ABCDE untuk cara mengenali melanoma:
- A – Asymmetry (Tidak Simetris): Separuh tahi lalat tidak sama dengan separuh lainnya.
- B – Border (Tepi): Tepinya tidak rata, bergerigi, atau kabur.
- C – Color (Warna): Tidak seragam; ada campuran coklat, hitam, merah, putih, atau biru.
- D – Diameter (Diameter): Biasanya lebih besar dari 6 mm (seukuran ujung pensil).
- E – Evolving (Berubah): Berubah ukuran, bentuk, warna, atau tekstur seiring waktu.
Melanoma bisa muncul di area mana pun, termasuk yang tidak terkena sinar matahari seperti telapak kaki, mulut, alat kelamin, hingga dalam hidung atau mata.
Gejala Lain dan Pentingnya Deteksi Dini
Selain perubahan bentuk, gejala SCC dan BCC juga bisa berupa rasa nyeri, gatal, atau kulit terasa sangat sensitif di area lesi. BCC juga mudah berdarah saat terkena gesekan ringan.
Mengapa deteksi dini penting?
Inilah alasan mengapa deteksi dini penting?
- Tingkat kesembuhan tinggi – BCC dan SCC hampir 100% sembuh jika ditemukan awal.
- Prognosis melanoma jauh lebih baik – Jika belum menyebar.
- Pengobatan minimal invasif – Tidak perlu operasi besar atau kemoterapi berat.
- Mencegah metastasis – Penyebaran ke kelenjar getah bening atau organ lain.
Lakukan pemeriksaan kulit rutin ke dokter spesialis kulit (dermatolog) setidaknya setahun sekali. Perhatikan setiap perubahan pada tahi lalat atau munculnya benjolan baru yang tidak biasa. Jangan ragu berkonsultasi jika menemukan tanda-tanda BCC, SCC, atau melanoma.
Kesimpulan: Kanker kulit dapat dikenali sejak dini. Dengan mengetahui ciri-ciri kanker kulit seperti perubahan bentuk, warna, tekstur, dan luka yang tak sembuh, Anda bisa mengambil tindakan cepat. Ingat, semakin awal ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh total. [*dik]







