Jakarta, LINTAS 12 NEWS – Tidur siang berlebih bisa picu insomnia. Simak durasi ideal tidur siang menurut ahli neurologi dan manfaatnya untuk kesehatan jantung serta daya ingat.
Tidur siang sering kali dianggap sebagai “obat” paling ampuh untuk mengusir rasa kantuk di tengah aktivitas yang padat. Namun, jika dilakukan tanpa aturan, kebiasaan ini justru bisa menjadi bumerang bagi siklus tidur malam Anda.
Lantas, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa merusak kualitas istirahat di malam hari?
Durasi Emas: 20 Hingga 30 Menit Saja
Konsultan neurologi dari Rumah Sakit Kauvery, Chennai, Dr. Chakkera Priyanka, menegaskan bahwa keseimbangan adalah kunci. Menurutnya, tidur siang yang terlalu lama justru berisiko menyebabkan gangguan pola tidur atau insomnia.
“Durasi ideal yang dianjurkan agar tidak mengganggu siklus tidur tubuh adalah sekitar 20-30 menit,” ungkap Dr. Priyanka, dikutip dari Hindustan Times.
Ia menjelaskan bahwa tidur siang singkat dalam rentang waktu tersebut—sering disebut sebagai power nap—mampu meningkatkan fokus, kewaspadaan, performa kognitif, hingga memperbaiki suasana hati seseorang. Sebaliknya, tidur sore yang tidak teratur akan menciptakan “tekanan tidur” yang membuat tubuh gelisah di malam hari namun merasa lelah saat bangun pagi.
Bahaya Tidur Siang Berlebihan
Dr. Priyanka juga memperingatkan bahwa rasa kantuk berlebih di siang hari yang berujung pada tidur siang durasi panjang bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang lebih serius, seperti sleep apnea atau kurang tidur kronis.
Untuk menghindarinya, ia menyarankan agar tidur siang dibatasi maksimal hingga pukul 15.00 sore saja. “Sangat penting untuk menjaga rutinitas bangun dan tidur yang konsisten agar ritme sirkadian tubuh tidak kacau,” tambahnya.
Manfaat Medis: Dari Jantung hingga Daya Ingat
Senada dengan hal tersebut, praktisi kesehatan masyarakat dr. Ngabila Salama menjelaskan bahwa tidur siang singkat bukan sekadar pelepas lelah, melainkan investasi kesehatan jangka panjang.
Menurut dr. Ngabila, tidur siang yang berkualitas dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Hal ini terjadi karena adanya penurunan hormon kortisol (hormon stres) saat tubuh beristirahat.
“Tidur siang meski hanya 15 menit setiap hari bisa membantu mengurangi stres. Otak akan ‘membersihkan’ informasi yang tidak perlu dari penyimpanan sementara, sehingga kita lebih efektif menyerap informasi baru,” jelas dr. Ngabila saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Selain itu, rutin melakukan tidur siang singkat terbukti dapat:
- Meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan diri.
- Mempertajam daya ingat dan keterampilan motorik.
- Meningkatkan kreativitas dan performa kerja.
- Mengurangi risiko kesalahan akibat kelelahan (human error).
Tips Tidur Siang Berkualitas
Agar tidur siang Anda memberikan manfaat optimal bagi tubuh dan pikiran, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Batasi Durasi: Pasang alarm agar tidak kebablasan lebih dari 30 menit.
- Perhatikan Waktu: Usahakan tidur siang sebelum jam 3 sore.
- Ciptakan Suasana Tenang: Cari tempat yang minim gangguan untuk efek relaksasi maksimal.
- Imbangi dengan Tidur Malam: Pastikan Anda tetap memenuhi kebutuhan tidur malam sebanyak 7-9 jam setiap hari dan meminimalkan paparan layar gadget sebelum tidur.
Dengan durasi yang tepat, tidur siang bisa menjadi cara efektif untuk mengembalikan energi tanpa harus mengorbankan waktu istirahat malam Anda. Jadi, sudahkah Anda mengambil power nap hari ini?







