Lintas12.com, Bekasi – LLDikti Kemdiktisaintek perkuat mutu pendidikan tinggi di Jakarta. Guru besar meningkat 632 orang, kerja sama luar negeri melesat 149 persen. Simak kabar berita selengkapnya di laman Lintas 12 News ini.
Dalam langkah strategis mewujudkan ekosistem akademik unggul dan berdaya saing, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI terus perkuat mutu pendidikan tinggi di wilayah DKI Jakarta. Komitmen ini dibarengi capaian signifikan, termasuk lonjakan jumlah guru besar hingga 632 orang sepanjang 2021–2026.
Temu Media di LSPR: Membangun Komunikasi Konstruktif
Kepala LLDikti Wilayah III, Henri Tambunan, menyampaikan hal tersebut saat temu media di Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kampus Bekasi, Rabu (22/4). Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus membangun komunikasi konstruktif antara institusi dan media massa.
“Kami berkomitmen terus perkuat mutu pendidikan tinggi melalui penguatan ekosistem yang unggul secara akademik, berdaya saing, serta berkelanjutan,” ujar Henri.
Saat ini, LLDikti Wilayah III membina 245 perguruan tinggi swasta di DKI Jakarta, dengan total 2.029 program studi, 25.164 dosen, dan 644.535 mahasiswa.
Kerja Sama Melesat, Mutu Pendidikan Tinggi Terangkat
Salah satu bukti nyata upaya perkuat mutu pendidikan tinggi adalah peningkatan kerja sama perguruan tinggi dalam tiga tahun terakhir:
- MoU meningkat 34 persen
- MoA meningkat 50 persen
- Implementation Agreement (IA) melesat hingga 149 persen
LLDikti Wilayah III juga aktif menjalin kerja sama internasional dengan berbagai negara seperti Hungaria, Belanda, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Filipina, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Di dalam negeri, dibentuk Industrial Advisory Board (IAB) bersama Apindo dan GNIK sebagai forum pengarah kolaborasi perguruan tinggi dan industri.
Pengabdian Masyarakat: Smart Village hingga KKN Nusantara
Di bidang pengabdian masyarakat, LLDikti Wilayah III menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Smart Village di Cianjur, Jawa Barat, serta KKN Tematik “Merajut Nusantara” di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Capaian Guru Besar Melonjak, Kesejahteraan Dosen Digenjot
Sepanjang 2021–2026, tercatat 632 guru besar lahir dari perguruan tinggi binaan LLDikti Wilayah III. Hingga April 2026, sebanyak 15 guru besar telah dikukuhkan.
Pihaknya juga menyelenggarakan pendampingan dan bimbingan teknis untuk mendorong peningkatan jenjang karir akademik dosen. Dari sisi kesejahteraan, realisasi tunjangan sertifikasi dosen mencapai:
- Rp31,79 miliar bagi dosen ASN
- Rp425,9 miliar bagi dosen non-ASN
Tunjangan kinerja dosen ASN juga direalisasikan sebesar Rp32,83 miliar.
178 PTS Terakreditasi, 33 Berstatus Unggul
Henri Tambunan menambahkan, berbagai program ini berdampak positif pada pertumbuhan perguruan tinggi terakreditasi di DKI Jakarta. Per awal 2026, sudah terdapat 178 perguruan tinggi swasta terakreditasi dan 33 perguruan tinggi berstatus unggul.
Diktisaintek Berdampak: Tata Kelola dan Transparansi
Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, menegaskan bahwa seluruh upaya perkuat mutu pendidikan tinggi ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak.
“Setiap penguatan tata kelola, transparansi informasi, dan kolaborasi tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga pada kontribusi nyata pendidikan tinggi bagi masyarakat. Kami hadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, relevan, dan berdampak langsung bagi pembangunan bangsa,” pungkas Tri.
Dengan lonjakan guru besar, kerja sama internasional, dan perhatian pada kesejahteraan dosen, LLDikti Kemdiktisaintek menunjukkan bahwa mutu pendidikan tinggi di Jakarta terus bergerak naik kelas. (Lintas12.com)







