Daerah  

Bupati Purbalingga Dukung Kemenag Raih WBBM 2027

Bupati Purbalingga Dukung Kemenag Raih WBBM 2027
Bupati Purbalingga Apresiasi Inovasi Urab Mendoan, Dukung Kemenag PZI WBK Menuju WBBM Tahun 2026-2027 [Foto: Humas Kemenag Purbalingga]

Purbalingga (Lintas12.com) – Bupati Purbalingga dukung Kankemenag raih WBBM 2027. Sinergi perkuat Zona Integritas dan inovasi Urab Mendoan untuk layanan publik prima. Simak kabar berita pilihan terpercaya selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.


Komitmen kuat dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani kembali dipertegas oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) setempat dalam upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2027.

Dukungan tersebut disampaikan saat Bupati menerima audiensi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, beserta jajaran di ruang kerja Bupati, Senin (27/7/2026). Audiensi ini menjadi momentum penting untuk menguatkan sinergi dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2027.

Baca Ini:  Pelantikan PNS Formasi 2024 di Purbalingga, Kakankemenag Tekankan ASN Berprestasi dan Berdampak

Pada pertemuan tersebut, Bupati Fahmi menandatangani Piagam Dukungan terhadap dua inovasi budaya layanan publik unggulan, yaitu SEHATI dan Urab Mendoan. Tidak hanya itu, beliau juga menerima enam buku karya Tim Pembangunan Zona Integritas (PZI) Kankemenag Purbalingga sebagai bentuk dokumentasi perjalanan reformasi birokrasi di instansi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Mas Bupati sejak awal proses pembangunan Zona Integritas. Alhamdulillah, Kankemenag Purbalingga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2025. Kini, target kami adalah WBBM 2027 melalui pengembangan kualitas pelayanan dan inovasi Urab Mendoan,” ujar Kepala Kankemenag, Zahid Khasani.

Zahid Khasani menambahkan bahwa inovasi Urab Mendoan tidak hanya dikenal sebagai program layanan, tetapi juga telah diakui oleh Badan Pusat Statistik (BPS) karena berkontribusi nyata dalam menekan angka kemiskinan. Bahkan, program ini kini menjadi proyek percontohan yang diterapkan di lima kecamatan di Purbalingga. “Kami berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten terus berlanjut, tidak hanya untuk WBBM, tetapi juga untuk pengembangan program Isbat Nikah dan layanan lainnya,” imbuhnya.

Baca Ini:  Presiden Prabowo Nilai TPST BLE Banyumas Layak Jadi Model Nasional Pengelolaan Sampah

Menanggapi hal tersebut, Bupati Fahmi Muhammad Hanif memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian dan inovasi yang telah dikembangkan oleh Kankemenag. Ia menegaskan bahwa Kemenag merupakan mitra strategis yang aktif, inovatif, dan kolaboratif bagi pemerintah daerah.

“Selamat atas raihan WBK 2025. Dukungan Bupati Purbalingga untuk Kemenag ini adalah bentuk nyata sinergi kita. Kami siap mendukung penuh pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026-2027. Terlebih lagi, pengembangan inovasi Urab Mendoan, program isbat nikah, dan berbagai layanan publik lainnya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Purbalingga akan terus kita dorong bersama,” tegas Bupati Fahmi.

Dengan adanya sinergi yang solid ini, target Kankemenag Purbalingga untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027 diyakini akan semakin terarah. Kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan kementerian ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. [*dik/L12]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *