Muslim  

Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Lirboyo Ungkap Kesiapan dan Pengalaman 1999

Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Lirboyo Ungkap Kesiapan dan Pengalaman 1999
PP Lirboyo

Jakarta (Lintas 12 News) – Pondok Pesantren Lirboyo menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Simak pernyataan resmi Gus Muid dan pengalaman Lirboyo saat jadi tuan rumah Muktamar NU 1999.

Isu hangat seputar lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai menemukan titik terang. Setelah namanya mencuat dalam safari Lebaran Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, akhirnya angkat bicara. Pihak pesantren menyatakan kesiapan penuh jika nantinya benar-benar dipercaya menghelat forum tertinggi organisasi Islam terbesar di dunia tersebut.

Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH Oing Abdul Muid Shohib atau yang akrab disapa Gus Muid, menyampaikan apresiasi mendalam atas menguatnya dukungan yang mengusulkan Lirboyo sebagai lokasi muktamar.

Baca Ini:  60 Ribu Kaleng Daging untuk Gaza, JSIT Indonesia dan Rumah Zakat Kirim Harapan di Tengah Krisis Kemanusiaan

“Pondok Pesantren Lirboyo menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mengusulkan agar Lirboyo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35 mendatang,” ujar Gus Muid seperti dikutip dari republika, Rabu (1/4/2026).

Meski antusiasme besar mengalir, Gus Muid menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima permintaan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Karena itu, pembahasan teknis pun belum memasuki forum internal pesantren.

Namun, yang menjadi penegas adalah pernyataan sikap yang menunjukkan komitmen kelembagaan. “Melihat besarnya kecintaan para masyayikh Lirboyo terhadap Jam’iyah Nahdlatul Ulama, maka apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercayai, insyaAllah Lirboyo siap untuk melaksanakan amanah tersebut,” tegasnya.

Gus Muid menambahkan, Lirboyo bukanlah nama baru dalam daftar penyelenggara muktamar. Pada tahun 1999, pesantren ini telah sukses menjadi tuan rumah. Pengalaman tersebut, dipadu dengan perkembangan sarana dan prasarana yang jauh lebih memadai saat ini, menjadi modal kuat bagi Lirboyo untuk kembali menggelar acara berskala nasional.

Baca Ini:  Haji 2026 Lancar, Komisi VIII DPR Dukung Penguatan Kementerian Haji

“Adapun keputusan resmi tentu kita semua menunggu hasil dari Konferensi Besar (Konbes) yang menurut informasi akan dilaksanakan pada bulan April ini,” imbuh Gus Muid, merujuk pada tahapan penting yang akan menentukan keputusan final.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU, M Said Husni, mengonfirmasi bahwa hingga kini belum ada keputusan final. “Belum. Memang banyak pesantren dan PWNU yang menyatakan kesiapannya,” ujarnya, membuka peluang bahwa nama Lirboyo akan bersaing dengan opsi lain yang juga telah menyatakan siap.

Wacana Lirboyo sebagai tuan rumah muktamar menguat setelah Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, melakukan safari Lebaran ke sejumlah kiai sepuh di Jawa Timur pada 28 Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, salah satu pesan penting datang dari KH Nur Huda Jazuli yang secara spesifik mengusulkan agar Muktamar ke-35 NU digelar di lingkungan pesantren, tepatnya di Lirboyo.

Baca Ini:  Mathla’ul Anwar Tetapkan Kemandirian Umat dan Transformasi Pendidikan sebagai Agenda Utama Muktamar di Serang

Sumber: Republika


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *