Jakarta (Lintas 12 News) – Mensesneg Prasetyo Hadi pastikan belum ada pembahasan reshuffle kabinet Prabowo atau pemotongan gaji pejabat. Simak sinyal evaluasi terbaru dari Istana. Simak berita selengkapnya di halaman lints12.com di bawah ini!
Kabar mengenai perombakan besar-besaran (reshuffle) jajaran menteri serta isu pemangkasan gaji pejabat negara yang berembus kencang di publik akhirnya menemui titik terang. Pihak Istana Kepresidenan secara tegas membantah rumor tersebut dan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun rencana pembahasan terkait hal itu.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Dengan nada diplomatis namun tegas, Prasetyo meredam spekulasi liar yang beredar di kalangan politisi dan media sosial.
“Belum, belum sampai dibahas,” ujar Prasetyo singkat saat dicecar awak media mengenai isu pemotongan gaji menteri dan anggota DPR serta potensi reshuffle.
Prasetyo memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk mengganti para pembantunya dalam waktu dekat. “Belum ada,” tegasnya memotong spekulasi.
Evaluasi Setiap Saat, Tapi Bukan Berarti Ganti Orang
Meski menepis isu perombakan, Mensesneg Prasetyo mengakui bahwa mekanisme evaluasi kinerja kabinet tetap berjalan seperti biasa. Ia menegaskan bahwa proses evaluasi adalah hal yang lumrah dan wajib dilakukan dalam roda pemerintahan untuk memastikan target pembangunan tercapai.
“Dalam berbagai kesempatan selalu kami sampaikan bahwa kalau pertanyaannya apakah ada evaluasi terhadap kinerja kabinet, tentu itu setiap saat, setiap hari, setiap waktu tentu terjadi evaluasi,” jelas Prasetyo.
Namun, Prasetyo memberikan sinyal kuat agar publik tidak salah mengartikan proses evaluasi rutin tersebut. Ia menekankan bahwa hasil evaluasi tidak serta-merta berujung pada pemecatan atau pergantian jabatan.
“Bukan berarti kemudian langsung dimaknai bahwa setiap evaluasi itu akan selalu kemudian berujung dengan terjadinya pergantian. Tidak seperti itu juga,” imbuhnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa soliditas Kabinet Merah Putih di bawah komando Presiden Prabowo masih sangat kuat. Isu liar mengenai ketidakpuasan presiden terhadap kinerja menteri atau wacana efisiensi anggaran melalui pemotongan gaji pejabat dipastikan hanya sekadar rumor yang tidak berdasar.
Dengan klarifikasi ini, publik diharapkan dapat lebih tenang dan fokus pada kinerja pemerintahan yang baru berjalan beberapa bulan ini. Sinyal dari Istana jelas: Belum ada “tsunami” politik di tubuh kabinet.







