Teheran (Lintas 12 News) – Kapal kontainer Prancis sukses lintasi Selat Hormuz di tengah blokade Iran. Harga gas dan pupuk melambung, tapi koridor baru mulai terbuka. Simak berita selengkapnya di halaman ini!
Kabar mengejutkan datang dari Selat Hormuz. Di tengah blokade ketat Iran yang telah menutup jalur minyak dan gas dunia sejak akhir Februari, sebuah kapal kontainer milik pelayaran Prancis, CMA CGM, berhasil melintasi selat tersebut dengan selamat. Ini adalah terobosan pertama bagi kapal dagang Barat sejak perang AS-Israel melawan Iran meletus.
Data dari MarineTraffic yang dikutip Financial Times menunjukkan kapal bernama CMA CGM Kribi berbendera Malta melewati selat pada 28 Maret setelah mengaktifkan transponder di dekat Dubai. Kapal itu kemudian mengitari Pulau Larak, dekat pantai Iran, yang kini menjadi jalur rahasia baru bagi kapal-kapal yang berani mengambil risiko.
Keberhasilan ini terjadi di saat kekhawatiran global melonjak. Selat Hormuz biasanya mengalirkan 20% pasokan minyak dan gas dunia. Penutupannya telah memicu lonjakan harga energi. Lebih parah lagi, sepertiga perdagangan pupuk global juga terganggu, mengancam ketahanan pangan negara-negara miskin.
Namun di balik krisis, ada celah. Selain kapal Prancis, tiga kapal tanker yang terhubung dengan Oman dan kapal tanker LNG Sohar berbendera Panama (dimiliki bersama Mitsui OSK Lines Jepang) juga dilaporkan telah melakukan perjalanan serupa.
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, pekan ini menyerukan tindakan terkoordinasi dari 40 negara untuk menekan Iran. Inggris juga berjanji menolak “gerbang tol Teheran” yang mematok biaya jutaan dolar bagi kapal yang lewat.
PBB sendiri sedang mempertimbangkan untuk membuka koridor kemanusiaan khusus untuk pasokan pupuk. Sementara para pemimpin internasional dijadwalkan bertemu pekan depan untuk membahas kemungkinan pembersihan ranjau laut di selat tersebut.
Donald Trump sempat mengklaim bahwa AS bisa “dengan mudah” membuka selat tersebut, namun butuh “waktu sedikit lebih lama.” Di sisi lain, Prancis dan sekutu Eropa seperti Spanyol dan Italia melarang pangkalan udara mereka digunakan untuk pengeboman AS atas Iran.
Bagi pelaku pasar, lolosnya kapal Prancis ini bisa menjadi uji coba. Jika semakin banyak kapal dagang yang mengikuti rute yang sama, tekanan pada harga minyak dan pupuk global mungkin mulai mereda. Tapi untuk saat ini, satu kapal kontainer kecil telah membuka harapan besar.







