Lintas12.com, New York – Ribuan warga AS peringati 78 tahun Nakba Palestina di New York dan Washington. Dorong gencatan senjata di Gaza dan hak kembali pengungsi. Simak kabar berita selengkapnya di laman Lintas 12 News di bawah ini.
Suara takbir dan teriakan “Free Palestine” menggema di pusat Kota New York, Sabtu malam (16/5). Ribuan warga Amerika Serikat dari berbagai latar belakang turun ke jalan dalam aksi besar memperingati 78 tahun Nakba Palestina—periode pengusiran massal warga Palestina pada 1948.
Aksi serupa juga berlangsung di Washington D.C., tepatnya di kawasan Gedung Putih, serta sejumlah kota lain. Peristiwa ini menjadi salah satu mobilisasi terbesar di AS dalam rangka memperingati Nakba tahun ini.
Simbol Kunci dan Bendera Palestina Mewarnai Aksi di New York
Di New York, ribuan demonstran berkumpul terlebih dahulu di Washington Square Park sebelum memulai pawai ke sejumlah titik strategis. Mereka mengibarkan bendera Palestina dan membawa replika kunci besar—simbol ikonik hak kembali (right of return) bagi pengungsi Palestina.
“Kunci ini bukan sekadar logam. Ini adalah ingatan bahwa rumah kami masih ada di sana, dan kami berhak pulang,” ujar seorang demonstran keturunan Palestina yang ikut dalam aksi.
Para peserta juga meneriakkan slogan dukungan bagi Jalur Gaza dan Yerusalem, seraya mengangkat spanduk bertuliskan “Stop the War on Gaza” dan “Al-Aqsa is in Danger”.
Di Depan Gedung Putih, Warga AS Desak Perlindungan Situs Suci
Sementara itu, di ibu kota Washington, aksi unjuk rasa digelar di kawasan Gedung Putih. Ribuan warga AS yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil menuntut penghentian perang di Gaza dan perlindungan terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.
“Kami tidak bisa diam ketika Masjid Al Aqsa terancam. Ini soal kemanusiaan, bukan politik,” kata seorang demonstran asal Maryland.
Keterkaitan Nakba 1948 dengan Situasi Terkini di Palestina
Dalam pidato-pidato yang disampaikan, para orator menyoroti hubungan langsung antara pengusiran warga Palestina pada 1948 dan pendudukan terus-menerus di Tepi Barat serta blokade Gaza saat ini. Mereka menegaskan bahwa peringatan 78 tahun Nakba Palestina bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menekan kebijakan luar negeri AS yang dinilai pro-Israel.
“Apa yang terjadi di Gaza sekarang adalah kelanjutan dari Nakba. Ribuan warga AS turun ke jalan untuk mengatakan: cukup,” ujar salah satu koordinator aksi.
Gelombang Internasional dan Tekanan Politik Berkelanjutan
Aksi di AS ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan internasional memperingati Nakba Palestina. Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan mahasiswa di Eropa serta negara-negara Arab juga menggelar aksi serupa.
Para pengunjuk rasa di Washington menutup aksi dengan deklarasi yang menyerukan tekanan publik dan politik berkelanjutan bagi perlindungan hak-hak Palestina, termasuk hak menentukan nasib sendiri dan hak kembali bagi para pengungsi. [*Sod]







